Sosok Putri Cantik Jenderal TNI di Balik Perjuangan Sersan Manganang

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 3 menit

VIVA – Dalam dua pekan ini nama prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka, Sersan Dua Aprilia Santiani Manganang menjadi sorotan masyarakat Nusantara.

Semua terjadi setelah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa beserta jajaran tim dokter Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) mengungkap hasil pemeriksaan medis atas sebuah kasus kelainan yang dialami Serda Manganang.

Tak main-main, kelainan itu terungkap setelah 28 tahun terpendam. Bahkan sampai nama Manganang harum di Indonesia, karena prestasi luar biasanya membela tim nasional putri bola voli.

Selama 28 tahun ternyata Serda Manganang menderita kelainan pada tubuhnya yang secara medis disebut dengan istilah Hypospadia. Akibat kelainan yang diderita sedari kecil itu, Serda Manganang hidup dengan identitas gender sebagai wanita.

Kelainan pada tubuh Serda Manganang baru terungkap setelah tim dokter RSPAD melakukan pemeriksaan intensif sehingga akhirnya diketahui bahwa sebenarnya dia adalah seorang pria sejati.

Perjuangan prajurit TNI kelahiran Tahuna, Kepulauan Sangir, Sulawesi Utara, untuk dapat menjadi seorang pria sejati bukan perkara mudah. Sebab, sejak tim dokter RSPAD mengungkap kelainan itu, Serda Manganang harus menjalani serangkaian tindakan medis untuk mengatasi Hypospadia yang dialaminya.

Berdasarkan keterangan dari tim dokter RSPAD, Serda Manganang harus menjalani tindakan medis pembedahan. Dia harus masuk ke ruang operasi dengan lebih dari 10 dokter terlibat dalam tindakan itu.

Namun, Serda Manganang sangat beruntung. Sebab, selama ini berjuang menjadi pria sejati, ada sosok wanita cantik yang selalu setia menemaninya dan memberikan motivasi agar Serda Manganang bisa melewati semua proses tindakan medis dengan baik.

Wanita itu bukan sembarang wanita dia adalah putri sulung dari seorang Jenderal TNI top di Indonesia. Wanita itu adalah Diah Erwiany atau akrab disapa Ibu Hetty Andika Perkasa, putri sulung Jenderal TNI (Hor) Abdullah Mahmud Hendropriyono.

Sejak Jenderal TNI Andika mulai memberikan perhatian khusus pada perjuangan Serda Manganang menjadi pria sejati, Hetty juga langsung bergerak untuk mengambil tindakan semampunya guna mendukung suaminya itu.

Dilansir VIVA Militer dari siaran resmi TNI AD, di sela padatnya aktivitasnya sebagai Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Hetty tetap berusaha meluangkan waktu untuk Serda Manganang.

Menjenguk Serda Manganang seakan menjadi kegiatan rutin Hetty saat ini. Setiap waktu jika ada kesempatan, Hetty bertolak ke RSPAD untuk menjenguk Serda Manganang.

Tak cuma sekadar ngobrol dan memberikan dorongan semangat. Hetty tak sungkan memberikan pijatan ringan penyemangat pasca opersasi ke Manganang. Malah, istri Jenderal TNI Andika Perkasa itu rela mendorong kursi roda demi mengantarkan Serda Manganang ke ruang perawatan.

Bahkan, terlihat tak ada lagi perbedaan status sosial ekonomi yang terlihat ketika Hetty berjumpa Serda Manganang, mereka tampak akrab layaknya seorang ibu dan anaknya.

Tak hanya kepada Serda Manganang saja, Hetty juga memberikan perhatian khusus ke kedua orangtua Serda Manganang yang sengaja didatangkan untuk menemani Serda Manganang.

Saking inginnya membantu Serda Manganang untuk menjadi lelaki sejati. Hetty sampai-sampai mencarikan Manganang sebuah nama. Nama yang menurut Hetty adalah ungkapan dari doanya kepada Serda Manganang.

"Saya ini seorang ibu yang selalu mendoakan anak-anak yang baik-baik. Nah ingin memberi nama untuk Manganang. Saya kasih namanya Lanang," kata Hetty kepada Manganang.

Selain itu juga, Hetty bahkan meminta Jenderal TNI Andika untuk mendidik Serda Manganang untuk menjadi seorang laki-laki kebanggannya kelak.

"Saya berharap dengan nama Lanang ini, Manganang jadi laki-laki sejati. Saya kemarin bilang sama Bapak, saya ingin bapak mendidik Lanang, untuk menjadi lelaki yang jadi kebanggaan saya," ujar Hetty.