Sosok Terduga Teroris di Sleman, Bekerja Sebagai Driver Ojol dan Aktif Bersosialisasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror Polri membekuk seorang terduga teroris berinisial AW di Jetis Jogopaten, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, DIY, Minggu (22/1). AW disebut terlibat dalam jaringan ISIS.

Selain menangkap AW, Densus 88 juga menggeledah rumah kediaman terduga teroris. Dari rumah AW, Densus 88 menemukan adanya bom rakitan.

AW diketahui tinggal satu rumah bersama orang tua dan adiknya. AW tinggal di kamar paling depan dari rumah bercat putih hijau tersebut.

Adik terduga AW berinisial US menceritakan keseharian kakaknya. US mengaku kaget dengan penangkapan terhadap kakaknya.

US mengatakan AW dalam kesehariannya biasa saja dan tidak mencurigakan. US mengungkapkan komunikasi antara dirinya dan sang kakak dinilainya lancar karena tinggal serumah.

"Saya waktu kejadian (penangkapan) lagi kerja. Terus dikabari Pak RT. Saya kaget enggak tahu kejadiannya seperti ini. Ya di rumah, (komunikasi) seperti biasa kayak keluarga biasa," ucap US, Senin (23/1).

US membeberkan setiap hari, kakaknya bekerja sebagai pengemudi ojel online. Selain itu, kakaknya juga bersosialisasi dengan masyarakat seperti ikut kerja bakti, kenduri dan lainnya.

US juga menyebut pihak keluarga tidak tahu keterlibatan AW dengan organisasi tertentu. US mengakui jika sang kakak memang kerap berada di dalam kamar saat di rumah.

Terkait penemuan bahan peledak di kamar AW, US mengatakan keluarga tidak tahu karena tidak pernah masuk ke dalam kamar AW. US juga mengaku belum pernah melihat barang-barang itu di kamar kakaknya.

"Saya enggak tahu. Itukan kamarnya di depan. Jadi sekeluarga itu jarang masuk ke kamar mas AW. Jadi enggak tahu sama sekali," tutur US. [tin]