Sosok Wali Kota Terpilih Pematang Siantar yang Meninggal Dunia

Fikri Halim, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Wali Kota terpilih Pematang Siantar, Asner Silalahi menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Colombia Asia di Jalan Listrik, Kota Medan, Sumatera Utara pada Rabu sore, 13 Januari 2021. PDI Perjuangan Sumatera Utara pun merasakan kehilangan sosok Anser sebagai kader terbaik.

"Tadi baru saya juga konfirmasi ke DPC. Betul beliau (Anser) meninggal dunia di RS Colombia," ungkap Sekretaris DPD PDIP Sumatera Utara, Seotarto, Rabu malam, 13 Januari 2021.

Di mata Soetarto, Asner merupakan orang baik, pekerja keras, dan memiliki komitmen penuh untuk membangun Kota Pematang Siantar.

"Keluarga besar PDIP Sumut menyampaikan duka yang mendalam atas kehilangan sosok seperti Bung Asner," tutur Soertato.

Baca juga: Luhut Ungkap China Diajak Garap Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Soertato mengaku belum mengetahui penyakit diderita oleh Anser. Namun, PDI Perjuangan akan ikut mengantar almarhum di tempat peristirahatan terakhir nantinya.

"Mohon doanya keluarga yang ditinggalkan kuat dan tabah," tutur Soertato.

Sementara itu, Humas RS Colombia Asia, Novel kepada wartawan di Medan melalui pesan singkat pada Rabu malam, 13 Januari 2021.

"Pasien atas nama Asner Silalahi benar telah meninggal dunia hari ini pukul 17.30 WIB," tutur Novel.

Novel mengatakan bahwa Asner sudah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut sejak 23 Desember 2020. Namun, ia tidak membeberkan penyakit yang diderita politisi PDI-Perjuangan itu.

"Pasien rawat inap pada tanggal 23 Desember," ungkap Novel.

Asner Silalahi merupakan Wali Kota Pematang Siantar terpilih yang maju bersama Susanti Dewayani di Pilkada Pematang Siantar 2020 melawan kotak kosong. Mereka merupakan calon tunggal yang mendapat 87.733 suara.

Meninggalnya, Anser Silalahi merupakan Wali Kota Pematang Siantar kedua yang meninggal sebelum dilantik. Sebelumnya, Wali Kota Pematang Siantar, Hulman Sitorus juga mengalami yang sama meninggal dunia pada hari Kamis 8 Desember 2016, lalu.

Pria berusia 60 tahun itu, maju di Pilkada Pematang Siantar tahun 2016, berpasangan dengan Heriansyah. Mereka unggul dengan peroleh suara terbanyak 55,03 persen. Sebelum, dilantik Hulman di rumah sakit, karena mengalami sakit jantung dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir.