South Australia akan akhiri lockdown lebih cepat setelah blunder kedai pizza

·Bacaan 1 menit

Adelaide (AFP) - Lockdown enam hari "pemutus sirkuit" di South Australia akan dicabut, kata para pejabat Jumat, seraya menyalahkan seorang koki pizza yang menyesatkan pelacak kontak tentang bagaimana dia tertular virus corona baru.

Menteri Utama Steven Marshall mengindikasikan lockdown yang keras terhadap hampir dua juta orang di negara bagian itu akan berakhir Sabtu malam, setidaknya dua hari lebih awal dari yang direncanakan.

Marshall mengatakan seorang pria yang mengaku pelanggan sebuah hotspot kedai pizza -yang membuat pihak berwenang percaya bahwa virus itu cukup ganas untuk ditularkan melalui kotak makanan- sebenarnya bekerja di sana.

"Salah seorang kontak dekat yang terkait dengan bar pizza Woodville sengaja menyesatkan tim pelacakan kontak kami," kata Marshall. "Kisah mereka tidak sesuai. Kami mengejar mereka. Sekarang kami tahu mereka telah berbohong."

Otoritas yang dipermalukan ini menekankan bahwa lockdown yang mahal masih diperlukan dan para pelanggan kedai pizza itu harus menjalani tes.

Pada Rabu, mereka memerintahkan sekolah, toko, pub, pabrik dan bahkan restoran bawa pulang agar tutup dan perintah tinggal di rumah dikeluarkan untuk penduduk di seluruh negara bagian itu.

Sejak itu, puluhan ribu tes menunjukkan tidak ada kluster penularan baru dan kluster ini baru berjumlah 25 kasus sehingga memicu tudingan bahwa pihak berwenang telah bereaksi berlebihan.

Masyarakat di Adelaide dan tempat-tempat lain di negara bagian itu boleh segera meninggalkan rumahnya guna berolahraga, dan sebagian besar pembatasan lainnya akan dilonggarkan Sabtu malam.


arb/jah