SPAM Semarang Barat senilai lebih dari Rp1 triliun mulai beroperasi

·Bacaan 1 menit

Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, senilai lebih dari Rp1 triliun selesai dikerjakan dan mulai dioperasikan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam siaran pers di Semarang, Minggu, mengatakan proyek penyediaan air minum ini resmi beroperasi secara komersial mulai 22 Mei 2021.

Meski sempat terdampak pandemi COVID-19, kata dia, proyek yang merupakan kerja sama pemerintah dan badan usaha tersebut bisa terselesaikan tepat waktu.

Baca juga: PII terus dukung pengembangan infrastruktur air minum

Keberadaan SPAM Semarang Barat, lanjut dia, mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk 60 ribu keluarga di Ibu Kota Jawa Tengah ini.

Ia menambahkan keberadaan SPAM Semarang Barat menambah cakupan penyediaan air bersih dari 60 persen menjadi 80 persen.

Wali kota yang akrab disapa Hendi ini meminta PDAM Tirta Meodal dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya sehingga bisa mengurangi keluhan masyarakat berkaitan dengan kinerja BUMD milik Pemerintah Kota Semarang ini.

Baca juga: Menteri PUPR sebut SPAM Karian-Serpong contoh proyek yang terintegrasi

"Dengan beroperasinya SPAM Semarang Barat ini mudah-mudahan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik," katanya.

Proyek SPAM Semarang Barat yang dibangun di kawasan Jatibarang, Kota Semarang, tersebut dibiayai bersama-sama antara pemerintah pusat, Pemerintah Kota Semarang, dan pihak swasta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel