Spanduk di sidang, 'Yogya butuh Kopassus, bukan Komnas HAM'

MERDEKA.COM. Puluhan massa mendatangi sidang terhadap 12 anggota Kopassus pada kasus penembakan di Lapas Cebongan, Sleman. Mereka juga membentangkan spanduk dengan beragam tulisan.

Di antara spanduk yang dibentangkan, kebanyakan adalah dukungan kepada prajurit Kopassus.

Spanduk antara lain bertuliskan; "TNI-Polri maju terus berantas premanisme", "Komnas-HAM bekerjalah dengan hati nurani", "Yogyakarta butuh Kopassus, bukan Komnas-HAM", "Kami dukung Kopassus berantas premanisme". Spanduk diletakkan di depan pengadilan.

Kasus 12 anggota Kopassus itu disidangkan di Pengadilan Militer Yogyakarta, Kamis (20/6) dengan agenda pembacaan dakwaan. Sidang berlangsung ramai. Ruang sidang penuh, sementara pintu dijaga ketat oleh Brimob dan TNI. Begitu juga keamanan di luar sidang. Dua tenda parasut TNI dipasang sebagai tempat pengamanan TNI dan Polri. Sidang dimulai pukul 10.00 WIB.

Massa juga bergantian berorasi. Mereka berteriak-teriak memberi dukungan kepada para pasukan komando tersebut. "Hidup Kopassus, hidup TNI, maju terus, berantas premanisme," kata seorang orator di antara massa itu.

 

 

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.