Spanyol Catat Sejarah Baru

Dalam empat tahun terakhir, Spanyol mencatatkan sebuah sejarah: mereka adalah tim yang mampu melipat tiga kejuaraan utama pada kompetisi sepak bola. Jika pada 2008 mereka menjadi juara Piala Eropa di Austria-Swiss, dua tahun kemudian mereka membawa pulang trofi Piala Dunia di Afrika Selatan.

Tahun ini, tim Negeri Matador itu mampu mempertahankan gelar Juara Eropa. Pada final yang digelar awal Juli tersebut, Spanyol berhasil menekuk Italia 4-0 di Kiev, Ukraina. Kemenangan ini merupakan catatan skor terbesar dalam sejarah final Piala Eropa.

Tidak hanya itu, kemenangan yang dicatat Iker Casillas dan kawan-kawan ini mengantarkan rekor bagi pelatih tim Vicente del Bosque. Dia menjadi pelatih pertama di dunia yang sanggup menggondol tiga gelar bergengsi di muka bumi. Yakni, Piala Eropa, Piala Dunia, dan Liga Champions. Del Bosque meraih gelar Liga Champions saat menukangi Real Madrid pada 2000 dan 2002.

Bahkan, Fernando Torres ikut mengukir sejarah. Penyerang Chelsea itu menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Eropa yang mampu mencetak dua gol dalam dua partai final berbeda. Pada Piala Eropa tahun ini, Torres malah menjadi penyerang paling produktif, dengan tiga gol dilesakkan ke jaring lawan.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...