Sponsorship: Persija Dikejar Dua Perusahaan 'Negeri Sakura'

INILAH.COM, Jakarta - Demi mengatasi besarnya dana yang dibutuhkan dalam mengikuti kompetisi musim depan, Persija Jakarta langsung bergerak mencari sponsorship yang siap mengucurkan dana segar.

Membengkaknya jumlah peserta kompetisi menjadi 24 klub jelas akan membuat dana semakin membesar. Demi menyiasati faktor finansial itu klub-klub diharuskan gencar mengejar sponsor, apalagi dana APBD telah dihapuskan.

Persija, sebagai klub yang selama ini tidak bisa lepas dari bantuang pemerintah kota Jakarta, sadar betul bahwa pencarian sponsorship adalah hal krusial demi melancarkan perjalanan klub.

Karena itu Ferry Paulus, selalu ketua Persija, tidak ingin berlama-lama berdiam diri dan berusaha mengunci beberapa kerja sama dengan perusahaan besar asing maupun lokal.

"Kebutuhan tim itu sangat besar. 20 sampai 24 miliar untuk kontrak pemain, lalu sekitar 3 miliar untuk transport. Belum kebutuhan yang lain," papar Ferry.

"Untuk itu kami sudah berkomunikasi dengan pihak sponsor, tapi saat ini masih dalam proses negosiasi," sambungnya dalam pesan singkat yang diterima INILAH.COM, Kamis siang (29/9/2011).

Ketika ditanya perusahaan apa saja yang sudah melakukan pembicaraan, ketua umum Persija itu menjawab: "Dua perusahaan elektronik Jepang, satu minuman energi dan satu lagi provider ponsel."[yob]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.