Spot foto menarik di Jayapura jelang PON Papua

·Bacaan 4 menit

Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura menjadi dua dari empat klaster tempat berlangsungnya perhelatan ajang olahraga multievent Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan digelar 2 Oktober-15 Oktober.

Berjarak lebih dari 3.000 kilometer dari Ibu Kota Negara, Jayapura merupakan ibu kota provinsi yang terletak paling timur di Indonesia, dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini.

Bandara Sentani menjadi salah satu pintu gerbang untuk memasuki Jayapura yang menawarkan beraneka ragam keindahan alam mulai dari puncak bukit hingga pesisir pantai.

Beberapa tempat juga telah dihiasi dengan ornamen PON XX Papua menjadi spot foto menarik untuk menyambut para atlet dan pengunjung secara umum. Berikut 5 spot foto menarik di Jayapura.

Baca juga: Presiden Jokowi akan buka PON Papua
Baca juga: Mahfud harapkan pelaksanaan PON di Papua berjalan aman


1. Gerbang kedatangan
Bandara Sentani menjadi lebih meriah dengan dekorasi maskot Kangpho dan Drawa. Tidak jauh dari pintu kedatangan terdapat spot foto PON XX Papua dengan jargon "Torang Bisa!!"

Jika beruntung, Anda dapat bertemu dengan ambassador budaya PON XX Papua dan berfoto bersama.

Sebelum keluar dari terminal kedatangan, Anda akan disambut dengan lantai yang didesain layaknya lintasan lari pemanis ornamen Papua lengkap dengan logo PON.

Pada sebelah kanan terdapat tempat pengambilan bagasi. Namun, sebelum mengambil bagasi, Anda diwajibkan menuju counter kedatangan -- sekitar lima counter.

Suasana terminal kedatangan bandara Sentani, Jayapura, Sabtu (18/9/2021). (ANTARA/Arindra Meodia)
Suasana terminal kedatangan bandara Sentani, Jayapura, Sabtu (18/9/2021). (ANTARA/Arindra Meodia)

Counter tersebut ditujukan sebagai tempat pemeriksaan kembali para pendatang untuk memastikan bahwa persyaratan yang dibutuhkan terkait dengan protokol kesehatan telah dimiliki, yakni aplikasi PeduliLindungi.

Jangan lupa untuk mengisi e-HAC pada aplikasi PeduliLindungi karena setiba di terminal kedatangan akan diminta untuk diperlihatkan kepada petugas. Persiapkan pula kartu identitas atau KTP jika diperlukan.

Baca juga: Satgas rekomendasikan penggunaan PeduliLindungi dan "bubble" di PON


2. Bukit Teletubbies
Tidak jauh dari Bandara Sentani, sekira 8,6km, terdapat tempat wisata yang menawan hati, bernama Bukit Teletubbies, yang berlokasi di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu.

Dari situ Anda dapat melihat keindahan Danau Sentani. Namun, jika Anda mau mengeluarkan sedikit energi untuk menaiki anak tangga, Anda dapat melihat indahnya deretan bukit warna hijau yang dipadukan dengan birunya Danau Sentani.

Pemandangan bukit Teletubbies, Doyo Lama, Jayapura, Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)
Pemandangan bukit Teletubbies, Doyo Lama, Jayapura, Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)

Anda dapat melakukan tracking untuk menelusuri perbukitan, karena disediakan jalur setapak yang memanjang dengan pondok-pondok juga disediakan untuk duduk santai sambil beristirahat.

Untuk memasuki tempat wisata tersebut pengunjung tidak dikenakan biaya, namun satu mobil harus membayar Rp20.000, sementara motor Rp10.000.

Tidak jauh dari bukit Teletubbies, terdapat arena hoki dan kriket PON Papua, tepatnya di Kampung Doyo Baru, yang sedang digunakan untuk pertandingan ekshibisi esport PON XX Papua.

Baca juga: Kontingen Sumbar sebut harga nasi Padang di Jayapura tidak mahal

3. Pantai Hamadi
Berada di kota Jayapura, Pantai Hamadi sangat dekat dengan pusat kota. Selain mudah untuk dijangkau, pantai ini juga indah dengan pasir putih dan pohon yang rindang.

Di pinggir pantai juga disediakan pondok untuk beristirahat sambil menikmati sepoi angin laut. Anda juga dapat berenang di tepi pantai, sebab pantai tersebut relatif karena dipasang penghalang berupa tumpukan batu beton.

Suasana Pantai Hamadi, Jayapura. (ANTARA/Arindra Meodia)
Suasana Pantai Hamadi, Jayapura. (ANTARA/Arindra Meodia)

Anda cukup membayar uang parkir untuk kendaraan sebagai tiket masuk.

4. Jembatan Youtefa
Tidak jauh dari pantai Hamadi, terdapat jembatan warna merah, yakni Jembatan Youtefa. Diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Oktober 2019 jembatan tersebut menjadi landmark Papua.

Panjang bentang utama Jembatan Youtefa mencapai 732 meter dan menghubungkan kawasan utama Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami. Lebar Jembatan Youtefa yaitu 21 meter dengan jalan panjang penghubung sepanjang 10 kilo meter.

Pengunjung berfoto di atas Jembatan Youtefa, Jayapura, Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)
Pengunjung berfoto di atas Jembatan Youtefa, Jayapura, Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)

"Dulu waktu belum ada jembatan Youtefa harus putar lewat perbukitan. Dengan jembatan ini jadi lebih mudah dan benar-benar penggerak ekonomi," ujar Akhsan, yang merupakan seorang wirausaha, kepada Antara.

Di sisi kanan di penghujung jembatan, tampak cafe dan tempat makan yang sedang mulai di bangun. Sementara, di sisi kiri adalah arena dayung untuk pertandingan PON XX Papua, berlokasi di Teluk Youtefa.

Baca juga: BMP: Peresmian Jembatan Youtefa momentum pemuda Papua kejar prestasi
Baca juga: BI: gambar Jembatan Youtefa di Rp75.000 merupakan bentuk apresiasi

5. Skyline
Skyline berada di ketinggian bukit dengan pemandangan ke arah laut diseberang yang merupakan Teluk Youtefa. Dari sini pula terlihat jembatan Youtefa.

Skyline sebenarnya bukanlah tempat wisata, namun merupakan kawasan tepi jalan yang menghubungkan Jayapura-Abepura-Sentani.

Pemandangan dari Skyline, Jayapura, Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)
Pemandangan dari Skyline, Jayapura, Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)
Menikmati sebutir kelapa di Skyline, Jayapura, Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)
Menikmati sebutir kelapa di Skyline, Jayapura, Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)

Sambil mata dimanjakan dengan keindahan Teluk Youtefa, Anda juga dapat memanjakan lidah dengan menikmati kelapa muda. Harga untuk kelapa murni Rp10.000, sementara untuk kelapa muda dicampur sirup atau gula merah Rp20.000.

Baca juga: Kontingen Sumatera Barat disambut luar biasa hangat di Jayapura
Baca juga: PON Papua-Naomi Demotekay satu-satunya supir perempuan minibus PON XX
Baca juga: Dana tambahan Rp1,4 triliun untuk PON Papua sudah disahkan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel