Spotify for Podcasters Resmi Hadir, Ini Fitur Lengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Spotify akhirnya merilis layanan untuk para podcaster. Layanan ini telah mengakhiri masa beta, sehingga para podcaster bisa lebih mengoptimalkan kontennya.

Dilansir Phone Arena, Rabu (14/8/2019), [Spotify]( 4008575 "") menggambarkan layanan ini sebagai dashboard analisis dan discovery.

Spotify for Podcasters dapat digunakan oleh pembuat konten untuk melacak berbagai hal, seperti rata-rata waktu listening dan total pendengar konten podcast mereka.



Singkatnya, para pembuat konten bisa mendapatkan lebih banyak informasi tentang pendengar konten podcast mereka. Selain itu, mereka juga bisa mengembangkan kontennya berdasarkan data yang diterima.

Selain data demografis dan insight terkait pendengar, posdcaster juga akan menerima berbagai informasi lain termasuk jenis kelamin, selera musik, data negara, serta pola listening para pendengarnya.

Kehadiran dashboard ini diharapkan bisa memperdalam keterlibatan para konsumennya, serta membantu podcaster menumbuhkan audiens dan karir mereka.

Spotify for Podcasters sudah tersedia untuk semua pembuat konten secara gratis mulai hari ini.

Spotify Optimalkan Iklan Berdasarkan Podcast

Spotify dikabarkan makin dekat bawa layanannya ke Indonesia (sumber: spotify.com)

Lebih lanjut, para pengiklan di Spotify kini dapat menargetkan pendengar podcast untuk layanan non-premium. Aturan baru ini berbeda dari sebelumnya, yakni hanya menargetkan pengguna non-premium berdasarkan lagu yang didengar, baik berdasarkan genre atau playlist.

Melalui cara ini, pengiklan disebut dapat menargetkan pelanggan dengan lebih spesifik. Dikutip dari The Verge, cara ini sekaligus menjadi upaya Spotify mulai memperkuat kehadiran iklan di layanan podcast, selain di layanan musik dan video.

"Kami bercita-cita mengembangkan solusi iklan yang lebih kuat untuk podcast, sekaligus melapisi targeted ad yang berjalan bersama konten lain," tutur juru bicara Spotify.

Meski hadir berdasarkan kebiasaaan pengguna mendengar podcast, iklan tersebut tidak muncul saat siaran berlangsung. Kemunculannya hanya saat pergantian konten podcast ketika pengguna sedang mendengarkan.

(Din/Isk)