Sri Mulyani ajak delegasi 3rd FMCBG G20 Indonesia mengenal produk UMKM

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengajak para delegasi 3rd Financial Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) G20 Indonesia untuk mengenal lebih dekat keragaman warisan budaya Nusantara melalui produk-produk UMKM yang telah dikurasi.

Pameran UMKM ini mengangkat tema Nusantara, melambangkan keberagaman budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan nuansa penataan tradisional ala Desa Panglipuran khas Bali yang dipamerkan di Taman Jepun, Bali Nusa Dua Convention Centre.

Dalam keterangan resmi di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis, ia mengatakan dalam setiap karyanya, pelaku UMKM berkreasi dan mengambil inspirasi dari nilai-nilai budaya Indonesia yang kaya dan mampu mencuri perhatian bagi siapa saja yang melihatnya.

Baca juga: Menkeu: 11 yurisdiksi teken Deklarasi Bali mengenai Asia Initiative

Efek pandemi telah membawa ketimpangan pemulihan ekonomi bagi beberapa sektor termasuk sektor UMKM, sehingga dukungan terhadap UMKM menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam agenda jalur keuangan G20.

Semangat keberagaman budaya Indonesia tersebut turut menjadi simbol yang merepresentasikan semangat multilateralisme yang dibangun dalam forum G20, sebagaimana sejarah terbentuknya forum tersebut.

Menurus Sri Mulyani, semangat multilateralisme tersebut juga menjadi dasar dalam forum G20 untuk dapat membangun dialog yang efektif dalam rangka menangani berbagai masalah dunia.

Secara keseluruhan, pameran menampilkan 52 UMKM, di mana 17 UMKM merupakan UMKM binaan Kementerian Keuangan yang bersinergi dengan delapan unit Badan Layanan Umum (BLU), lima unit Special Mission Vehicle (SMV), dan pemerintah daerah.

Berbagai produk ditampilkan dari mulai wastra/kain tradisional, kerajinan, makanan dan minuman seperti aneka kopi dan teh dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Menkeu AS puji kepemimpinan Sri Mulyani di Finance Track G20

Sinergi program pemberdayaan dan kehadiran UMKM dalam keseluruhan rangkaian pertemuan Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 ini merupakan bentuk dukungan Kementerian Keuangan kepada UMKM dalam meningkatkan efisiensi produksi, akses pasar global, kemudahan berusaha, pembiayaan, literasi keuangan maupun platform pemasaran secara optimal dan berkelanjutan.

Di Indonesia, UMKM berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, termasuk menyumbang 61,1 persen PDB nasional. UMKM juga mendukung 14,7 persen ekspor dan membuka 97 persen lapangan kerja.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel