Sri Mulyani Apresiasi Dukungan China dalam Pembentukan FIF

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan China Liu Kun. Agenda prioritas G20 yang dibahas di antaranya mengenai tantangan global yang tengah dihadapi dunia, seperti inflasi, krisis pangan, dan krisis energi, sebagai akibat dari pandemi.

Dalam pertemuan itu, Sri Mulyani juga mengapresiasi dukungan dari China dalam pembentukan mekanisme Dana Perantara Keuangan (Financial Intermediary Fund/FIF).

"Presidensi G20 Indonesia telah mendorong mekanisme FIF untuk penanganan kesehatan di bawah pengelolaan Bank Dunia, di mana WHO juga akan memegang peran penting dalam mekanisme ini," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (13/7).

Maka dari itu, dia berharap pada pertemuan antarkepala negara berikutnya di G20 Indonesia, Presiden China Xi Jinping dapat mendeklarasikan dukungan resmi Negeri Panda terhadap pembentukan FIF agar dunia dapat lebih siap menghadapi situasi pandemi di masa depan. Indonesia telah menyumbang USD50 juta untuk menunjukkan kepemimpinan dan keseriusan Indonesia dalam penanganan pandemi yang lebih baik.

Bendahara Negara tersebut pun mengapresiasi dukungan penuh China terhadap Presidensi G20 Indonesia dan mengajak kedua pihak untuk melanjutkan komitmennya dalam mendukung agenda prioritas G20 agar perekonomian dunia dapat pulih bersama lebih baik.

Sementara itu, Menkeu Liu mengatakan, demi menjaga kesehatan dan kehidupan manusia serta untuk mendukung Presidensi G20 Indonesia, China telah menyatakan untuk mendukung pembentukan FIF Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Respon (PPR) pandemi di Bank Dunia.

"Meninjau situasi pandemi dan kebutuhan untuk menerapkan inisiatif pembangunan global saat ini, China akan secara aktif mempertimbangkan untuk berkontribusi pada FIF dan mempelajarinya lebih lanjut," ujar Liu.

Sri Mulyani dan Menkeu Liu juga sepakat bahwa ketahanan pangan merupakan isu yang penting untuk dibahas karena dampaknya yang signifikan pada dunia. Selain itu, mereka sepakat kedua negara memiliki kesempatan besar untuk bekerja sama dalam bidang investasi dan perdagangan, terutama di sektor strategis seperti infrastruktur.

Indonesia dan China telah menorehkan banyak pencapaian selama dua tahun terakhir dan berharap dapat memperkuat hubungan bilateral keduanya dalam bidang investasi dan perdagangan. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel