Sri Mulyani: COVID-19 Tidak Pilih-pilih Negara

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengakui bahwa lonjakan kasus COVID-19 kali ini merupakan fenomena yang luar biasa. Dampaknya dirasakan di seluruh penjuru dunia.

Dia menegaskan, merebaknya sejumlah varian baru dari mutasi COVID-19, termasuk varian delta, terkesan sangat masif dan tidak pilih-pilih.

"Dari statistik menggambarkan (penyebaran COVID-19) ini tidak pilih-pilih, apakah ini negara maju atau negara berkembang, bahkan negara yang dikenal aktif melakukan vaksin," kata Sri Mulyani dalam telekonferensi, Jumat 2 Juli 2021.

Baca juga: Polisi Cari Pengunggah Viral Arisan Sosialita Pakai Tumbal Brondong

Khusus untuk lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di Indonesia, Menkeu juga menganggapnya sebagai fenomena yang terbilang luar biasa. Apalagi, DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara masih terus mencetak rekor yang tinggi dalam kasus COVID-19.

"(Lonjakan kasus COVID-19) di Jawa dan Bali mengalami kenaikan tinggi, dan DKI jakarta selalu pecah rekor. Ini fenomena yang luar biasa," ujar Sri Mulyani.

Di kawasan ASEAN lainnya, lanjut Sri Mulyani, lonjakan kasus COVID-19 serupa juga terjadi sebagaimana dialami Thailand dan Vitenam yang mengalami lonjakan cukup tinggi di bulan Mei 2021 lalu.

Di negara tetangga Indonesia sendiri, meskipun kasus COVID-19 di Singapura terbilang masih stabil, namun lain halnya dengan Malaysia yang sudah mengalami kenaikan kasus sejak Mei 2021 lalu hingga saat ini.

"Singapura flat (datar). Malaysia bulan Mei melonjak, dan masih di posisi tinggi. Indonesia naik ekskalatif pada saat mengendalikan fenomena dan di bulan Juni terus naik," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel