Sri Mulyani Curhat ke Maruf Amin: Para Menteri Jarang Berkunjung ke Sini Pak

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengaku senang dikunjungi Wakil Presiden Maruf Amin yang akan memimpin Rapat Pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Kementerian Keuangan.

"Dengan kesempatan ini, Pak Wapres juga bisa melihat kantor Kementerian Keuangan. Terima kasih Bapak," kata Sri Mulyani di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I, Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (30/5).

Sri Mulyani mengklaim pihaknya telah bekerja keras untuk menjaga keuangan negara. Namun sayangnya tidak banyak pihak termasuk jajaran menteri yang datang berkunjung ke tempatnya bekerja di kawasan Jakarta Pusat tersebut.

"Terima kasih Bapak, kami sudah bekerja (tapi) jarang ditengok kantornya, " kata dia.

Dia juga mengadukan para menteri yang jarang berkunjung ke Kementerian Keuangan. Sebab semua komunikasi dan koordinasi dilakukan melalui pesan singkat di WhatsApp (WA).

"Para menteri juga jarang kesini pak, karena kalau sekarang cuma minta WA saja Pak, kalau berkomunikasi," kata dia.

Sebagai informasi rapat tersebut dihadiri para anggota KNEKS dan non anggota sebagai undangan. Dari pantauan merdeka.com terlihat 2 menteri hadir yakni Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.

Hadir pula Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi, Direktur Jasa Keuangan Syariah KNEKS Taufik Hidayat, dan Direktur Infrastruktur dan Ekosistem Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat. Sementara, Maruf Amin didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi dan Lukmanul Hakim, serta Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing M. Zulkarnain. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel