Sri Mulyani Ingin Jembatan Penghubung Ibu Kota Baru Bisa Kerek Ekonomi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah terus mempersiapkan infrastruktur dalam rencana pemindahan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Salah satu infrastruktur yang mendukung hal ini adalah jembatan penghubung Balikpapan dan Penajam Paser di Kalimantan Timur

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proyek pembangunan jembatan penghubung Balikpapan dan Penajam Paser di Kalimantan Timur dibiayai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Tidak kurang pembiayaan dari pasar modal syariah ini mendanai proyek senilai Rp 1,43 triliun.

"Dibiayai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total alokasi sebesar Rp 1,43 Triliun," tulis Sri Mulyani dalam akun instagram @smindrawati, dikutip, Jumat (7/1/2021).

Pembangunan jembatan tersebut kata Sri Mulyani merupakan salah satu infrastruktur pendukung proyek pembangunan ibu kota baru baru di Penajam Paser. Jembatan ini akan menjadi yang terpanjang kedua di Indonesia yang memiliki 4 lajur.

"Jembatan terpanjang kedua di Indonesia ini memiliki bentang utama sepanjang 804 meter dan lebar 22,4 meter," kata dia.

Adanya proyek pembangunan tersebut diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya masyarakat setempat. Sehingga kualitas hidup masyarakat bisa meningkat dan lebih baik lagi.

"Saya harap, hadirnya jembatan ini dapat mendukung pertumbuhan perekonomian, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur," sambungnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Terimakasih ke Investor

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan inspeksi kerja ke lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru. (Dok Kemenkeu)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan inspeksi kerja ke lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru. (Dok Kemenkeu)

Tak lupa, bendahara negara ini mengucapkan terima kasih kepada para investor sukuk negara. Sebab dengan membeli SBSN tersebut, telah ikut serta mendukung program pembangunan Indonesia.

"Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para investor Sukuk Negara karena anda telah turut membangun Indonesia," kata dia.

Sebagai informasi, Sri Mulyani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Muljono mengunjungi sejumlah lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru pada Kamis (6/1) lalu. Tak hanya ke lokasi pembangunan jembatan, rombongan pemerintah ini juga menyambangi titik nol komples istana negara dan pusat pemerintahan.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel