Sri Mulyani: Kasus Covid-19 Kita Sudah Mulai Mereda, Tapi Jangan Lengah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kasus Virus Corona di Indonesia sudah mulai mereda. Meski mereda, pemerintah tetap terus mengingatkan agar masyarakat tidak sampai lengah.

"Kasus Covid kita sudah mulai mereda meskipun Presiden mengingatkan ini tidak untuk kita kemudian lengah," kata Sri Mulyani dalam rapat bersama DPR, Jakarta, Senin (30/8).

Sri Mulyani menjabarkan, kasus harian di Indonesia terus melandai, hingga kini sudah mencapai 13.482 kasus. Namun dia khawatir, bisa memuncak kembali sebab adanya kemacetan yang sempat terjadi di Kawasan Puncak, Jawa Barat.

"Penurunan kasus harian kita 13.482, kemarin hari Sabtu-Minggu katanya di puncak terjadi kemacetan total dan lain-lain, kita khawatir," kata Sri Mulyani.

Pemerintah, kata Sri Mulyani, akan tetap fokus melindungi keselamatan masyarakat dalam menghadapi risiko Covid-19 yang masih penuh ketidakpastian. Selain itu, pemerintah akan terus melakukan perbaikan strategi penanganan Covid-19 agar lebih efektif.

"Kita akan memperkuat sistem kesehatan nasional serta mendorong penerapan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru living with endemic," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kabar Baik, Luhut Sebut Konsumsi Masyarakat Jawa Bali Naik Selama PPKM Level

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberi paparan saat rapat koordinasi membahas pengembangan kendaraan listrik nasional di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/11). Langkah ini sebagai upaya menekan emisi gas buang. (Liputan6.com/JohanTallo)
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberi paparan saat rapat koordinasi membahas pengembangan kendaraan listrik nasional di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/11). Langkah ini sebagai upaya menekan emisi gas buang. (Liputan6.com/JohanTallo)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, memaparkan informasi mengenai kondisi perekonomian di Pulau Jawa-Bali selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menurut dia, selama PPKM level, konsumsi masyarkat mengalami kenaikan.

"Peningkatan konsumsi masyarakat di Jawa Bali terjadi di semua kelas dan tertinggi pada kelas menengah," bebernya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (30/8/2021).

Luhut mengatakan, perpanjangan PPKM yang telah diberlakukan selama ini bertujuan untuk menurunkan laju penambahan kasus dan memberikan kesempatan untuk pelayanan kesehatan agar bisa ditingkatkan.

Dia juga menjelaskan, Penanganan pandemi Covid-19 mendorong akselerasi reformasi sistem kesehatan di Indonesia. Saat ini laju vaksinasi terus ditingkatkan dengan target mencapai lebih dari 2 juta per hari. Penambahan tenaga kesehatan juga dilakukan dengan memobilisasi mahasiswa kedokteran dan perawat tingkat akhir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel