Sri Mulyani: Kemenkeu Mengajar tingkatkan pengetahuan terkait APBN

·Bacaan 2 menit

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan program Kemenkeu Mengajar yang telah diadakan sebanyak enam kali merupakan wadah untuk meningkatkan pengetahuan terkait uang negara atau APBN kepada para siswa.

"Program Kemenkeu Mengajar akan membagikan apa tugas dari Kemenkeu. Namun, saya melihat beberapa siswa dari SD sampai SMA sepertinya sudah semakin memahami fungsi keuangan negara seperti apa," katanya dalam acara Kemenkeu Mengajar di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, pengetahuan terkait peran maupun fungsi keuangan negara terhadap pembangunan Indonesia harus diketahui oleh para siswa mengingat mereka merupakan generasi penerus bangsa.

Sri Mulyani mengatakan program Kemenkeu Mengajar merupakan salah satu langkah Kemenkeu dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Maju yakni menciptakan generasi yang berilmu dan terus belajar.

"Kita akan terus melakukan karena kalau seluruh masyarakat kita terutama generasi muda memahami mengenai keuangan negara dan Indonesia ada di tangan kalian, maka insya Allah akan semakin baik," ujarnya.

Kemenkeu Mengajar diselenggarakan di 342 sekolah meliputi 124 sekolah dasar (SD), 103 sekolah menengah pertama (SMP), 106 sekolah menengah atas (SMA), 10 sekolah Indonesia yang berada di luar negeri sekaligus dua sekolah luar biasa.

Sekretaris Jenderal Kemenkeu Heru Pambudi menjelaskan Kemenkeu Mengajar yang digelar ke-6 kali ini diikuti oleh 2.320 relawan terdiri atas 1.767 pengajar di antaranya meliputi 66 pejabat eselon I, II, dan III serta 186 fotografer, 21 videografer dan 346 fasilitator.

Ia mengatakan program ini dimulai dengan program Cerita di Kemenkeu Mengajar (Cerdik) yang membahas terkait kebijakan publik khususnya di bidang fiskal dan pendidikan.

Para relawan juga akan membagikan pengetahuan mengenai cara mengelola uang negara hingga nilai-nilai dasar yang menjadi landasan kerja bagi para jajaran Kemenkeu.

Heru berharap nantinya para siswa dapat memahami dasar-dasar pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara serta peran yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim berpesan para siswa tetap semangat belajar dan berkarya sekaligus memanfaatkan program Merdeka Belajar.

Nadiem ingin para siswa Indonesia mampu mengeksplorasi dan mendalami bakat yang diminati sesuai keinginan mereka seiring program Merdeka Belajar berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

"Saya yakin anak-anak di sini punya banyak bakat di bidang musik atau olahraga. Saya yakin adik-adik punya cita-cita yang tinggi dan ingin menjadi seperti teman-teman lain yang berprestasi di kancah internasional," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel