Sri Mulyani: Kemenkeu salurkan SDM berkompeten kelola uang negara

·Bacaan 2 menit

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pihaknya menyalurkan sumber daya manusia (SDM) berkompeten yang merupakan lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN untuk mengelola keuangan negara.

Sri Mulyani mengatakan hal ini merupakan komitmen Kemenkeu untuk mendukung peningkatan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan serta pengawasan keuangan negara melalui program Kemenkeu Leaders Factory.

“Ini bagaimana kita menyiapkan dan menyediakan dukungan SDM yang kompeten di bidang pengelolaan keuangan dan pengelolaan aset sektor publik,” katanya dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman penempatan lulusan PKN STAN di Jakarta, Kamis.

Untuk tahun ini, program penempatan lulusan PKN STAN dalam rangka Kemenkeu Leaders Factory kembali digulirkan dengan ditempatkan kepada 78 instansi yang meliputi 39 K/L dan 39 pemda.

Baca juga: Perluasan digitalisasi di daerah dorong inklusi keuangan

“Kita semua memahami bahwa mengelola uang negara baik APBN dan APBD adalah suatu amanat yang sangat penting untuk mewujudkan tujuan bernegara serta membangun masyarakat adil dan makmur,” jelasnya.

Sri Mulyani berharap melalui ditempatkannya lulusan PKN STAN ini akan mampu memastikan bahwa yang negara telah dikelola, diadministrasikan, dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap lulusan PKN STAN memiliki kualifikasi dalam kompetensi teknis, karakter dan kepribadian yang profesional, berintegritas dan bisa diandalkan,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi menambahkan, Kemenkeu mengalokasikan 78 persen yaitu 2.983 orang dari total 3.804 lulusan PKN STAN baik di K/L dan pemda.

Baca juga: Sri Mulyani berharap penurunan kasus COVID-19 ungkit investasi

Secara rinci, sebanyak 1.765 orang atau 59 persen lulusan PKN STAN dikirim ke 39 instansi pusat atau K/L sedangkan 1.218 orang sisanya atau 41 persen dikirim ke 39 pemda.

Terkait jenjang program studi, lulusan ini berasal dari Diploma III akuntansi 1.525 orang, perpajakan 721 orang, kebendaharaan negara 451 orang, penilai atau PBB sebanyak 160 orang, manajemen aset 119 orang, dan Diploma IV akuntansi tujuh orang.

Dari 78 instansi yang akan menerima lulusan PKN STAN, ada 33 instansi yang baru pertama kali memperoleh alokasi yaitu terdiri dari enam K/L atau badan, tiga pemda provinsi, 15 pemda kabupaten, dan sembilan pemda kota.

“Dengan demikian, kalau ditotal kumulatif sejak 2016 kita sudah menempatkan 5.768 lulusan PKN STAN pada 101 instansi,” ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel