Sri Mulyani: Kontribusi SDA diandalkan guna dongkrak penerimaan negara

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan kontribusi Sumber Daya Alam (SDA) menjadi sangat penting dan diandalkan bagi penerimaan negara di tengah gejolak harga komoditas yang tinggi saat ini.

“Dalam situasi harga komoditas yang melonjak seperti saat ini sumbangan dan kontribusi SDA terhadap penerimaan negara sangat penting dan diandalkan,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam Webinar Digitalisasi sebagai Sarana Pencegahan Korupsi di Jakarta, Rabu.

Sri Mulyani menuturkan penerimaan negara yang disokong oleh kenaikan harga komoditas, terutama minyak dan gas bumi, ini akan mendukung pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19.

Pemerintah hingga kini, kata dia, masih mengawal pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 yang menyebabkan masyarakat mengalami tekanan baik dari sisi sosial, kesehatan, dan ekonomi.

Baca juga: Di DPR, Sri Mulyani sebut kontribusi PNBP akan dipacu dukung APBN 2022

Pemerintah berusaha mengembalikan tingkat kemiskinan ke single digit secara cepat dan menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya mengingat pandemi menjerumuskan banyak keluarga Indonesia ke jurang kemiskinan dan pengangguran.

“Ini upaya luar biasa yang membutuhkan resources luar biasa besar. Pendapatan dari SDA jadi salah satu yang diandalkan dalam proses ini,” tegas Sri Mulyani.

Sebagai informasi realisasi PNBP SDA semester I 2022 telah mencapai Rp114,6 triliun yang terdiri atas PNBP SDA Migas Rp74,6 triliun dan PNBP SDA Non Migas Rp40 triliun.

Baca juga: Menkeu prediksi PNBP sumber daya alam 2022 lampaui Rp149,5 triliun

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel