Sri Mulyani minta pejabat baru Kemenkeu jaga kredibilitas APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta para pejabat Kementerian Keuangan yang baru dilantik dan dikukuhkan untuk mampu menjaga kredibilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kepada Anda yang dilantik hari ini saya titipkan pertanyaan sekaligus harapan, apa kah tiga tahun terakhir sudah memberikan yang terbaik? Apa kontribusi Anda?,” katanya di Jakarta, Jumat.

Sri Mulyani sendiri memberikan arahan kepada 91 orang pejabat di lingkungan Kemenkeu meliputi sebanyak 85 pejabat dilantik dan enam pejabat dikukuhkan.

Pengukuhan enam pejabat ini disebabkan adanya perubahan nama jabatan dan/atau perubahan tugas dan fungsi.

Adapun pejabat-pejabat tersebut terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional Jenjang Ahli Utama dan Pejabat Fungsional Jenjang Ahli Madya.

Kemudian Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional Jenjang Ahli Pertama serta Pejabat pada organisasi Non Eselon pada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Lembaga National Single Window (LNSW) dan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

Sri Mulyani menjelaskan Kementerian Keuangan harus meningkatkan kemampuan untuk melindungi masyarakat dengan mendesain APBN yang mampu menjadi shock absorber.

Terlebih lagi, tantangan yang dihadapi berubah secara cepat dan dinamis sehingga cara Kemenkeu dalam mengelola dan menjaga APBN pun menjadi sangat menantang.

Ia meminta agar seluruh jajaran terus mereview cara bekerja mengingat selama pandemi maupun saat ini Kemenkeu dihadapkan pada krisis pangan, energi dan perang sehingga banyak aktivitas yang sudah berubah.

Sri Mulyani juga berpesan kepada pejabat yang mendapat pengukuhan agar terus beradaptasi dan meningkatkan kinerja sekaligus mampu memberi solusi atas permasalahan yang datang bertubi-tubi.

“Jabatan yang Anda pikul di pundak Anda adalah sebuah kepercayaan yang sangat luar biasa dari bangsa ini. Di pundak Anda itu ada harapan masyarakat yang harus dijawab,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kemenkeu perlu terus meningkatkan kerja sama dan sinergi agar dapat menyelesaikan setiap masalah secara cepat dan tepat.

“Wujudkan Kemenkeu Satu, terus saling belajar, buka wawasan dan bekerja bersama untuk kepentingan bangsa,” ujarnya.

Baca juga: DPR setujui pagu indikatif Kemenkeu 2023 Rp45,22 triliun
Baca juga: Sri Mulyani siapkan skema baru insentif lembur PNS Kemenkeu
Baca juga: Kemenkeu: Realokasi APBN untuk subsidi-kompensasi agar tepat sasaran