Sri Mulyani Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal III 2021 Sentuh 3,1 Persen

·Bacaan 1 menit
Suasana arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (5/11/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen, Indonesia dipastikan resesi karena pertumbuhan ekonomi dua kali mengalami minus. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III 2021 sentuh 3,1 persen. Angka ini mendekati target pertumbuhan ekonomi pemerintah antara 3,7 persen sampai 4,5 persen.

"Tapi memang di APBN targetnya 5 persen," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Jakarta, Senin (25/10/2021).

Dia menjelaskan realisasi inflasi sejak Januari hingga September 2021 masih terjaga rendah. Berada di posisi 0,8 persen (ytd) atau tumbuh 1,6 persen (yoy) dari target APBN 3 persen.

Dari sisi nilai tukar rupiah sampai 11 Oktober mencapai Rp 14.210 per dolar AS dan Rp 14.325 per dolar AS di akhir September 2021.

"Posisi rupiah ini relatif lebih kuat dibandingkan asumsi APBN di level Rp 14.600 pers dolar AS," kata dia.

Rata-rata tertimbang suku bunga surat berharga negara (SBN) sebesar 6,36 persen (ytd). Pada lelang terakhir tanggal 12 Oktober yield yang dimenangkan mencapai 6,21 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Harga Minyak

Dari sisi harga minyak mentah tercatat pada Agustus tercatat USD 72,2 per barel. Lalu turun menjadi USD 65,2 per barel pada September. Meski begitu angka ini lebih tinggi ketimbang tahun lalu yang hanya USD 45 dolar per barel.

Untuk lifting minyak pada September 2021 mengalami penurunan. Dari 705 ribu barel per hari atau 652,6 ribu per barel di bulan Agustus menjadi 660 ribu per barel pada September 2021.

Sedangkan lifting gas telah mencapai target di atas 975 ribu barel setaranya minyak per hari. Pada September 2021 tercatat 1,01 juta barel setara minyak per hari.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel