Sri Mulyani: Selesaikan Pandemi Covid-19 Perlu Kolaborasi Global

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, virus Covid-19 dan segala mutasinya yang terus bergerak sudah menjadi permasalahan bersama di dunia. Untuk itu perlu penyelesaian secara bersama juga dengan negara-negara lain.

"Kita berhadapan dengan ketidakpastian virus yang bermutasi secara sangat rumit, begitu juga desain proses pemulihannya. Jadi jika kita berbicara tentang apakah kita perlu melakukannya bersama, saya pikir itu sangat jelas karena pandemi tidak memiliki yurisdiksi," kata Sri Mulyani dalam acara Brueghel’s Annual Meetings 2021, Jakarta Kamis (2/9/2021).

Ia melanjutkan, masing-masing negara tidak bisa berperang sendiri melawan pandemi ini. Sekuat apapun negara tersebut membutuhkan kerja sama dengan negara lain untuk bisa melawan virus tang terus bermutasi ini.

"Untuk itu diperlukan kerja sama," katanya.

Sri mulyani pun menjabarkan. Syarat pertama menangani pandemi Covid-19 bagi setiap negara yakni dengan memiliki sistem kesehatan nasional yang andal. Tentunya hal ini bukan sesuatu yang mudah.

Dalam sistem kesehatan nasional ini terdapat beberapa elemen seperti pendanaan, kualitas tenaga kesehatan yang baik dengan pemberian insentif yang tepat, dan juga fasilitas kesehatan terutama layanan kesehatan dasar yang mampu menyediakan akses untuk semua penduduk.

Termasuk juga di dalamnya dukungan dari industri farmasi, dan cara menarik partisipasi swasta dalam pembiayaan pelayanan kesehatan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kolaborasi Global

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat memberi keterangan terkait THR di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/5). THR dan gaji ke-13 juga diberikan kepada para pensiunan, PNS, prajurit TNI, dan anggota Polri. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat memberi keterangan terkait THR di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/5). THR dan gaji ke-13 juga diberikan kepada para pensiunan, PNS, prajurit TNI, dan anggota Polri. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kedua, dalam menangani pandemi setiap negara akan dihadapkan dengan permasalahan publik secara global. Maka dari itu, perlu adanya kolaborasi tingkat global dan memaksimalkan peran lembaga multilateral seperti WHo dan Bank Dunia.

"Karena kita berhadapan dengan permasalahan publik secara global, maka kolaborasi global itu sangat penting. Dalam hal ini peran lembaga multilateral, misalnya seperti WHO dan World Bank menjadi sangat penting," kata dia.

Lembaga multilateral tersebut memiliki pengetahuan dan program peningkatan kapasitas untuk memberikan bantuan teknis bagi banyak negara, terutama negara berkembang. Selanjutnya, keberadaan lembaga pembiayaan multilateral seperti Bank Dunia yang memiliki sumber pendanaan juga berperan dalam memberikan dukungan.

Sri Mulyani menambahkan kolaborasi global tersebut juga berkenaan dengan cara agar sistem peringatan dini terhadap pandemi dapat dibentuk. Hal ini mungkin akan dihadapkan pada tantangan di berbagai level kepentingan. Namun dia mengingatkan, jika sistem peringatan dini ini tidak berjalan dengan baik maka kerusakan atau bencana akibat pandemi akan menjadi lebih besar.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel