Sri Mulyani Siapkan Rp1,7 Triliun Groundbreaking Istana di IKN Baru

Dusep Malik, Arrijal Rachman
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemerintah terus mematangkan proses pembangunan ibu kota baru. Mulai tahun ini, ibu kota negara (IKN) yang akan terletak di Kalimantan Timur rencananya akan memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun memastikan, anggaran pembangunan IKN memang telah ada. Untuk tahun ini, total anggaran untuk pembangunan IKN mencapai sekitar Rp1,7 triliun yang tersebar di kementerian atau lembaga.

"Mengenai IKN 2021 anggaran itu selalu ada di masing-masing kementerian lembaga," kata dia saat konferensi pers, Kamis, 22 April 2021.

Adapun kementerian atau lembaga yang telah memiliki anggaran khusus untuk IKN dikatakan Sri seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pembangunan infrastruktur dasar.

Selain itu, juga ada di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) maupun Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

"Jadi dari PUPR ada belanja yang dipakai untuk mempersiapkan infrastruktur dasar di sana. Jadi ada belanja di PUPR, Kemenhub, KLHK, ATR itu sebesar Rp800 miliar," ungkap Sri.

Selain anggaran Rp800 miliar yang ada di kementerian atau lembaga, Sri mengatakan, juga terdapat anggaran yang dialokasikan untuk project development fund yang sifatnya non kementerian lembaga, nilainya Rp900 miliar.

Sebelumnya, saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada Maret 2021, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan peletakan batu pertama IKN untuk istana kepresidenan mulai tahun ini.

"Kami optimis mudah-mudahan Istana Presiden bisa di groundbreaking pada tahun ini," kata Suharso saat itu.

Target ini dikatakannya bisa terealisasi jika semua proses berjalan dengan baik dan sesuai dengan rancangan masterplan yang telah disusun dan detail plan yang sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari.

Suharso pun berharap, target pembangunan Istana Presiden di ibu kota baru tersebut bisa rampung pada 17 Agustus 2024. Dengan begitu, Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 Indonesia dilakukan di ibu kota baru, Kalimantan Timur.

"Kalau semuanya berjalan dengan baik dan vaksinasi benar-benar bisa mencapai herd immunity, maka tanggal 17 Agustus 2024, presiden bisa melaksanakan, kita melaksanakan peringatan 17 Agustus di ibu kota negara yang baru," ucapnya.