Sri Mulyani Soal Kuartal II Tumbuh 5,4 Persen: Ekonomi RI Relatif Ada di Posisi Baik

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyambut, positif realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,44 persen secara year on year (yoy) di kuartal II-2022.

Menteri Sri Mulyani menyebut, capaian positif tersebut menempatkan perekonomian Indonesia di posisi baik dibandingkan negara lain yang sedang mengalami tekanan. Bahkan, terancam jatuh ke jurang resesi.

"Jadi, kalau kita lihat hari ini ekonomi Indonesia relatively in a good position. Kita bisa mendapatkan growth 5,44 persen dengan inflasi relatif stabil," ujar Menteri Sri Mulyani dalam acara Soft Launching Buku: Keeping Indonesia Safe from COVID 19 Pandemic di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/8).

Bendahara Negara ini mengatakan, capaian pertumbuhan ekonomi tinggi tersebut didukung oleh pertumbuhan positif dari konsumi rumah tangga dan ekspor. Akan tetapi, diakuinya konsumsi pemerintah justru mengalami kontraksi.

Selain itu, laju inflasi yang terkendali juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tercatat, inflasi pada Juli 2022 mencapai sebesar 0,64 persen, sementara secara tahun kalender (Januari–Juli) 2022 sebesar 3,85 persen. Adapun tingkat inflasi year on year/yoy sebesar 4,94 persen.

"Ekspor, konsumsi yang suporting ini, suplai yang responsif, jadi kita bisa mendapatkan growth 5,4 persen dengan inflasi relatif stabil," bebernya.

Terkait konsumsi pemerintah yang mengalami kontraksi selama dua kuartal berturut-turut, menurutnya bukan karena ukuran dari defisit anggaran mengecil. Hal ini disebabkan kemampuan untuk membelanjakan atau mengeluarkannya yang masih sangat terbatas.

"Makanya kalau kita akan menambah belanja dengan kapasitas to spend dan quality spending, kita harus hati-hati untuk tidak menggunakan fiskal yang ekspansi atau sembrono. Ini yang kita mesti pahami," tandasnya.

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,4 Persen

ii tumbuh 54 persen
ii tumbuh 54 persen.jpg

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2022 tembus 5,44 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan kuartal I pada 2021 sebelumnya.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2022 bila dibandingkan dengan triwulan I 2022 tumbuh 3,72 persen. Bila dibandingkan kuartal II 2021, tumbuh 5,44 persen," terang Kepala BPS Margo Yuwono dalam sesi teleconference, Jumat (5/8).

Secara kumulatif, Margo mengatakan, ekonomi Indonesia di sepanjang semester I 2022 ini sukses tumbuh 5,23 persen dibandingkan dengan semester I 2021.

Merujuk pada catatan peristiwa domestik, capaian tersebut berhasil diperoleh karena adanya mobilitas yang makin tinggi dibanding periode-periode sebelumnya.

"Untuk mobilitas terjadi kenaikan penumpang untuk seluruh moda transportasi. Rilis BPS sebelumnya disampaikan, selama Q2 ini penumpang transportasi tumbuhnya sangat signifikan, baik secara q2q maupun secara YoY," imbuhnya.

Dari sisi pemerintah dan Bank Indonesia, juga berupaya bagaimana melakukan kebijakan untuk meminimkan dampak tekanan global terhadap Indonesia. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel