Sri Mulyani Tunaikan Janji Politik Jokowi Lewat Program Dana Abadi Perguruan Tinggi

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menceritakan asal usul janji politik Joko Widodo saat kampanye pemilihan presiden (pilpres) 2019. Kala itu Jokowi ingin memperbaiki kualitas perguruan tinggi kemudian berdiskusi dengan Sri Mulyani.

"Kalau saya mau memperbaiki kualitas perguruan tinggi gimana caranya?," kata Sri Mulyani menirukan pertanyaan Jokowi saat ini, Jakarta, Senin (27/6).

Sebagai Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengaku telah mengikuti segala keinginan para menteri pendidikan. Ada menteri yang mendorong agar Perguruan Tinggi Negara (PTN) menjadi badan hukum, ada juga yang mendorong agar menjadi PTN Badan Layanan Umum (BLU).

Sementara itu menurutnya, perguruan tinggi harus didorong untuk memiliki kemandirian secara finansial. Hal ini menjadi sangat penting agar peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah. Akhirnya, Sri Mulyani pun mengusulkan untuk membuat program dana abadi untuk perguruan tinggi.

"Makanya saya bilang, janjikan saja akan memberikan dana abdi perguruan tinggi. Nanti bisa dilihat dan nanti kita atur bapak," kata dia.

Dana Abadi Perguruan Tinggi

Program dana abadi pun akhirnya dieksekusi Sri Mulyani ketika Jokowi kembali menjadi presiden untuk kedua kalinya. Dalam hal ini dia menggandeng Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim untuk mewujudkannya.

Dia menjelaskan, dana abadi perguruan tinggi dibuat dengan skema yang serupa dengan dana abadi pendidikan LPDP. Tahun ini pemerintah menggelontorkan anggaran Rp7 triliun sebagai modal awal.

"Dana abadi perguruan tinggi Rp7 triliun, harusnya bisa kalau mau tambah lagi tapi karena perpresnya belum keluar-keluar sementara UU APBN kita di ketok Oktober, jadi belum ada alokasinya," katanya.

Memperbaiki kualitas perti dengan cara ini dinilai yang paling efektif dari berbagai upaya yang sudah dilakukan. Ide dana abadi perti ini menjadi mandat agar dana pendidikan bisa dimanfaatkan secara optimal tanpa dikorupsi.

"Makanya Menkeu bikin dana abadi pendidikan biar tidak hanya mengalokasikan uangnya saja tetapi memikirkan sampai ke tahapan eksekusinya," kata dia. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel