Sridevi Masih Cantik Menawan  

TEMPO.CO, Mumbai - Artis berumur seperti Sridevi tidak menyurutkan aura popularitas kebintangannya. Ketika menghadiri acara perayaan ulang tahun keempat Colors Channel yang berlangsung di Mumbai, Selasa, 5 Februari 2103 lalu, artis India yang nama serta kariernya meroket pada era tahun 1980-an dan awal 1990-an ini tetap menarik perhatian saat melangkah di karpet merah.

Jepretan kamera yang mengabadikan langkah Sridevi bukan tanpa sebab. Artis kelahiran Tamil Nadu, 13 Agustus 1963 ini di acara itu tampil menawan dengan gaun Dolce&Gabbana. Gaun satin merah muda yang dikenakan membuat pesona dirinya masih berkilau. »Terima kasih saya masih dibilang cantik, menawan. Saya hanya ingin menghormati sebuah acara khusus dan indah yang sudah mengundang saya,” kata Sridevi.

Artis ini memulai kariernya sejak kecil. Tahun 1970 melalui film Poombatta ia meraih penghargaan sebagai artis cilik terbaik. Sejak 1982 sampai 1992 berturut-turut, Sridevi pernah meraih penghargaan sebagai artis terbaik untuk film Meendum Kokila tahun 1982, ChaalBaaz tahun 1990, Kshana Kshanam pada 1991, dan Lamhe pada tahun 1992.

Di ajang Colors Channel itu, istri Boney Kappor itu dipuja para pengamat mode karena gaunnya mampu menonjolkan bentuk tubuh seksinya. Belum lagi pada hiasan panjang yang menjuntai hingga ke bawah secara tidak langsung memberikan kesan anggun dalam penampilannya.

»Saya suka aksesori yang membuat penampilan saya semakin sempurna. Tas tangan, gelang, dan anting membuat sosok saya terlihat makin elegan dan bersinar,” kata Sridevi, yang sempat harus ekstra berhati-hati karena gaun panjangnya tanpa sengaja sesekali membuat langkahnya tersandung. Hati-hati Madam Sridevi!

HADRIANI P/ APUNKACHOICE

Baca juga:

Maharani Buka-bukaan Soal Kasus Sapi

Le Meridien Pastikan Maharani Ditangkap di Kamar

Terima Rp 10 Juta, Maharani: Saya Enggak Munafik

Luthi Hasan Akhirnya Mengaku Kenal Ahmad Fathanah

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.