Srikandi Jabodetabek nilai Ganjar Pranowo peduli kaum perempuan

Komunitas Srikandi Jabodetabek menilai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki kepedulian terhadap kaum hawa atau perempuan dan cinta keluarga (family man).

"Beliau lebih memilih bekal makanan dari istrinya dan menolak ajakan makan temannya," kata Deklarator Srikandi Ganjar Jabodetabek Wahyuni Safitri melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Fitri mengungkapkan mengenal sosok Ganjar sekitar dua tahun lalu karena sempat viral melalui media sosial usai menolak ajakan makan dari seorang teman Gubernur Jawa Tengah itu.

Baca juga: Srikandi di NTT deklarasi mendukung Ganjar jadi calon presiden

Dari pengalaman itu, Fitri mengenal sosok Ganjar yang cinta keluarga dan menjunjung tinggi harkat martabat kaum perempuan.

Fitri mengaku ingin memberikan sumbangsih sebagai perempuan lewat program yang ada di Srikandi Ganjar, misalnya pelatihan kreator konten, latihan enterpreneur, hingga kelas kecantikan.

"Lewat Program Srikandi Ganjar kami ingin memberikan 'soft skill' untuk para perempuan sehingga nantinya bisa menciptakan lapangan kerja," kata dia.

Baca juga: Ratusan santri deklarasi dukung Ganjar Pranowo jadi capres 2024
Baca juga: Puluhan perempuan di Jawa Barat dukung Ganjar jadi presiden di 2024

Ia menegaskan akan terus menyosialisasikan tentang sosok Ganjar kepada masyarakat luas, khususnya perempuan.

"Kami yakin Pak Ganjar ini cocok untuk Indonesia di masa depan. Maka akan kami terus sosialisasikan tentang sosoknya yang peduli terhadap perempuan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Srikandi Ganjar Jabodetabek mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar di kawasan Jakarta Selatan untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Selain mendukung Ganjar, Srikandi Ganjar Jabodetabek melakukan aksi sosial, seperti pembagian takjil, pengecekan kesehatan, dan pembagian sembako bagi masyarakat di Jabodetabek.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel