SRK: Tak Penting Saya Bisa Nyanyi atau Tidak  

TEMPO.CO, Jakarta - Bintang besar Bollywood, Shah Rukh Khan, selalu bernyanyi dan berdansa dalam setiap filmnya. Bahkan, lagu-lagu dalam filmnya pun kemudian menjadi terkenal. Tapi, sebenarnya apakah pria berusia 47 tahun itu bisa menyanyi?

"Saya bisa menyanyi. Ayo kita ke kamar mandi dan dengarkan suara saya," ujar Shah Rukh Khan dalam keterangan pers di Hotel Shangrila, Jakarta, Jumat, 7 Desember 2012.

Dalam sebuah wawancara yang dimuat situs dna.com pada 30 September 2011, Shah Rukh Khan mengaku ia tak bisa bernyanyi. "Keinginan terbesar saya dalam hidup adalah bisa bernyanyi," ujar dia.

Namun, Shah Rukh Khan kembali berujar: "Saya adalah rapper, selalu menyampurkan aneka musik," kata dia sembari tertawa. Lalu, ia pun melantunkan beberapa bait lagu India untuk membuktikan bahwa ia bisa bernyanyi.

Pemeran utama di My Name is Khan ini mengatakan cinta dari penggemar yang membuatnya bisa bertahan. "Apakah aku bisa nyanyi atau tidak, apakah aku bisa joged atau tidak, apakah aku bisa akting atau tidak, cinta kalianlah yang membuatku ada," kata dia.

Bagi penggemar fan di Indonesia, Shah Rukh Khan berkata: "Aku akan menyanyi untuk kalian."

Hari ini, Sabtu, 8 Desember 2012, Shah Rukh Khan menggelar konser keduanya bertema "Temptation Reloaded" di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor. Dalam konser yang diramaikan oleh Rani Mukherjee, Bipasha Basu, dan Preity Zinta itu, Shah Rukh Khan berjanji akan membawakan lagu dari film-film populernya, seperti Chalte-Chalte dan Kuch Kuch Hota Hai.

DIANING SARI

Berita Terkini:

Lelah, Shah Rukh Khan Ketiduran Sebelum Konpres

Ke Indonesia, Shah Rukh Khan Tanpa Kajol

Shah Rukh Khan Bawa Pasukan 100 Orang 

Tiket Shah Rukh Khan Paling Mahal Rp 12 Juta

3 Artis Cantik Bollywood Ini Temani Shah Rukh Khan

Ke Indonesia, Shah Rukh Khan Sewa Pesawat Pribadi 

Bagaimana Bollywood Mempengaruhi Dunia

Bollywood Merambah Dunia

Film Pertama India Film Bisu 

Cinema India dari Masa ke Masa

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.