SSMS akan tingkatkan digitalisasi perkebunan sawit terintegrasi

·Bacaan 2 menit

Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) akan meningkatkan digitalisasi perkebunan sawit terintegrasi untuk mendorong kinerja perseroan pada 2022.

"Kami akan meningkatkan penerapan konsep digitalisasi pada perkebunan dan pabrik kelapa sawit yang terintegrasi sehingga seluruh proses bisnis perkebunan SSMS dapat terpantau dan sangat terkendali," kata Chief Operating Officer (COO) SSMS Syafril Harahap dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Syafril menyampaikan, dari sisi operasional, perseroan ke depan juga akan senantiasa berupaya untuk meningkatkan produktivitas serta mempertahankan kualitas perkebunan dan buah kelapa sawit.

"Hal ini telah terencana pada capex yang telah ditetapkan perseroan di mana sebagian besar capex SSMS didistribusikan pada sektor operasional," ujar Syafril.

Baca juga: Emiten perkebunan SSMS targetkan produksi CPO 520 ribu ton

SSMS sendiri baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan secara daring dan luring dari dua kota yaitu Jakarta dan Pangkalan Bun.

Adapun agenda utama dalam RUPSLB tersebut adalah meminta persetujuan perubahan susunan direksi perseroan. Perseroan memberhentikan dengan hormat Vallauthan Subraminan sebagai direktur utama dan mengangkat Nasarudin Bin Nasir sebagai direktur utama, lalu mengangkat M Syafril Harahap Sebagai direktur perseroan.

Rapat yang dipimpin oleh dewan komisaris menyatakan mayoritas pemegang saham telah menyetujui agenda RUPSLB SSMS, sehingga jajaran Direksi SSMS pasca RUPSLB itu adalah Nasarudin Bin Nasir sebagai direktur utama, Jap Hartono dan Syafril Harahap sebagai direktur.

Baca juga: Laba melonjak, emiten perkebunan SSMS akan bayarkan THR lebih awal

Direktur Utama SSMS Nasarudin Bin Nasir mengatakan, perubahan direksi SSMS merupakan langkah strategis perseroan dalam menyesuaikan perkembangan industri yang dinamis, serta pengembangan grup perusahaan secara keseluruhan.

"Ke depannya SSMS tetap berkomitmen penuh terhadap program keberlanjutan perseroan. Kami akan melanjutkan program-program yang sudah menjadi keunggulan dan kekuatan dalam setiap lini bisnis perseroan saat ini," ujar Nasarudin.

Chief Financial Officer (CFO) SSMS Jap Hartono juga mengatakan pihaknya sangat optimis menatap kinerja 2022 dengan susunan direksi saat ini.

"Kami akan berusaha mempertahankan kinerja yang sangat baik dari tahun kemarin untuk terus meningkatkan profitabilitas perseroan. Tahun 2021 telah ditutup dengan hasil yang memuaskan dari perseroan dan diharapkan tren peningkatan tersebut akan tetap terjaga," ujar Jap.

Baca juga: Emiten sawit SSMS bukukan laba bersih kuartal I 2021 Rp178,23 miliar

Baca juga: Sawit Sumbermas cetak laba Rp1,03 triliun pada kuartal III 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel