Stadion Bekasi Rampung Dibangun Akhir 2013

TEMPO.CO, Bekasi - Pembangunan Stadion Patriot Kota Bekasi diproyeksikan rampung pada akhir 2013. "2014, stadion ini mudah-mudah sudah beroperasi," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effedi, Senin, 18 Februari 2013.

Menurut Rahmat, pembangunan stadion yang berdiri di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, itu menghabiskan dana Rp 90 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bekasi sebesar Rp 40 miliar dan Provinsi Jawa Barat Rp 50 miliar. Stadion dibangun selama tiga tahun, terhitung sejak awal 2011.

Rahmat mengatakan, secara fisik, pembangunan stadion tersebut sudah terealisasi sekitar 18 persen lebih dengan struktur bangunan tribun Barat dan Timur. Proyek stadion berstandar internasional yang berdiri di lahan 9,1 hektare itu dikerjakan oleh PT Prambanan Dwipangga. "Stadion yang dibangun ini tipe A dengan skala internasional," ujar Wali Kota.

Bila sudah jadi, kata dia, stadion tersebut dapat menampung sekitar 30 ribu penonton. Dengan perincian 18 ribu penonton untuk tribun barat dan timur, dan 12 ribu penonton di tribun utara dan selatan.

Adapun untuk pembangunan lapangan dikucurkan anggaran sebesar Rp 8,5 miliar lebih dengan sistem saluran air yang cangggih serta rumput dari jenis bermuda. "Rumput ini jenis rumput tropis yang banyak ditemukan di Indonesia," kata Rahmat.

Selain stadion, Pemerintah Kota Bekasi juga sedang membangun gedung pusat pemerintahan. Kepala Seksi Perencanaan Bangunan Dinas Bangunan dan Kebakaran Kota Bekasi, Aryadi , mengatakan gedung Pemerintah Kota Bekasi setinggi 10 lantai itu akandikisarkan rampung pada awal  2014. "Saat ini sudah berdiri 8 lantai," ujarnya.

Menurut dia, anggaran yang telah dikucurkan hingga tahap tersebut mencapai Rp 99,4 miliar dari APBD Kota Bekasi. Pembangunannya pun oleh pihak ketiga yakni PT Waskita Karya sejak 2011 lalu dengan waktu penyelesaian selama tiga tahun.

MUHAMMAD GHUFRON

Baca juga

Prahara Demokrat

Lutfhi Hasan

Maharani

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.