Stadion Dibakar Penonton, Panitia Pertandingan Persiraja vs PSMS Diperiksa Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Pertandingan sepak bola Liga 2 musim 2022/2023 antara Persiraja Banda Aceh vs PSMS Medan batal digelar lantaran lampu penerangan lapangan padam menjelang kick off. Pembatalan itu berujung pada kericuhan.

Ribuan penonton kecewa, sehingga memicu terjadinya pembakaran sejumlah fasilitas dalam Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Senin (5/9) malam.

Seusai kejadian itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar melihat langsung kondisi beberapa titik stadion yang dibakar penonton.

Dia sangat menyayangkan timbulnya aksi anarkistis itu dan meminta anak buahnya segera mengungkap peristiwa ini sesuai ketentuan yang berlaku.

Panitia dan Penonton Terancam Pidana

Polisi sudah memeriksa panitia pelaksana pertandingan tersebut secara maraton atas dugaan ketidakprofesionalan dalam menyiapkan laga.

"Intinya kami akan usut penyebab dan pelaku pembakaran karena sudah merusak fasilitas stadion. Kita juga sudah panggil dan periksa tujuh orang saksi terkait insiden ini," kata Winardy, Selasa (6/9).

Dia menyebut bila terbukti ada kealpaan panitia pelaksana pertandingan sehingga berujung dirusaknya gedung atau dirusaknya bangunan, maka akan dikenakan Pasal 103 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

"Sedangkan oknum penonton yang membakar akan dikenakan tambahan Pasal 201 ayat (1) KUHP," ujarnya. [yan]