Stafsus Erick Thohir Dukung BUMN Beri Kesempatan Karyawan Lanjutkan Pendidikan

Merdeka.com - Merdeka.com - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mendukung langkah perusahaan BUMN seperti Semen Indonesia dalam memberi kesempatan karyawannya untuk menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi lagi.

Menurutnya, saat ini dunia telah berubah karena Covid-19 telah mengubah situasi, lingkungan, SDM, serta cara kerja turut berubah. Milenial harus memiliki pola pikir berkembang, individu yang percaya bahwa bakat dapat terus berkembang, agar adaptif dalam menghadapi disrupsi yang terjadi.

"Saat ini banyak orang pintar di Indonesia lulusan pendidikan dari luar negeri, artinya persaingan semakin banyak. Maka, transformasi harus dilakukan seperti yang dilakukan Kementerian BUMN dengan menjadikan direktur perusahaan BUMN dari milenial karena track karirnya lebih cepat," kata Arya seperti dikutip dari Antara, Jumat (3/6).

"Setelah menduduki jabatan direktur, milenial tersebut dapat menjadikan lingkungan perusahaan mengasyikkan," imbuhnya.

Direktur Utama Semen Indonesia, Donny Arsal berkomitmen mendukung pengembangan para generasi muda yang bekerja di BUMN ini agar dapat memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk menjawab tantangan bisnis di masa depan.

"Saat ini komposisi karyawan grup Semen Indonesia adalah sebesar 48 persen dari 9.120 karyawan adalah milenial, 43 persen di antaranya berada di level (band) 1, 2 dan 3 sebesar 23 persen bagian top talen," kata Donny dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Jumat.

Semen Indonesia mendorong pengembangan generasi muda melalui peningkatan kompetensi dan pengalaman manajerial yang sejalan dengan program Kementerian BUMN untuk memberikan peluang dan panggung kepada milenial di grup Semen Indonesia.

Beri Kesempatan Karyawan Lanjutkan Pendidikan

Donny menyampaikan bahwa perusahaannya akan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan formal dari yang semula diploma tiga melanjutkan ke pendidikan strata satu, lalu yang strata satu ke jenjang strata dua.

Menurutnya, tantangan industri material bangunan saat ini semakin ketat, sehingga hal ini mendorong semua untuk berpikir kreatif dan inovatif, bagaimana mencari dan mengoptimalkan peluang serta mengubah tantangan menjadi kesempatan agar perusahaan dapat terus eksis dan berkembang.

"Kita semua menghadapi revolusi industri 4.0, era digitalisasi di mana perkembangan teknologi, informasi dapat mempermudah dan mendukung implementasi strategi serta capaian kinerja perusahaan jika disikapi dengan baik," ujar Donny.

"Adanya tantangan tersebut menjadikan peran penting bagi para milenial grup Semen Indonesia yang diharapkan mampu memberikan warna baru berupa ide serta pemikiran fresh, sehingga perusahaan dapat terus beradaptasi dan berkembang," tutupnya. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel