Stafsus Jokowi, Wagub DKI hingga Sandiaga Uno Dukung Program JCI Batavia

·Bacaan 3 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Athika Batangtaris terpilih sebagai Local President Junior Chamber International (JCI) 2022. Melalui JCI Batavia Inauguration Ceremony 2022, yang dihadiri oleh Staf Khusus Presiden Joko Widodo Angkie Yudistia, dan juga Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Athika pun memaparkan sejumlah program kerja sesuai dengan tema yang diusung JCI Batavia yaitu Commitment & Integrated Economic Global System Women, Digital & Impact Empowering Each Other.

Tema ini dipilih berkaitan dengan upaya memperjuangkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, yang akan menjadi fokus prioritas Presidensi Perempuan 20 (W20) dalam penyelenggaraan G20 di Indonesia tahun ini.

"Sebagai Presiden Lokal JCI Batavia terpilih, saya berkomitmen untuk langsung bekerja dan menjalankan sejumlah program yang telah kami susun khususnya untuk perempuan dan penyandang disabilitas, dalam bidang digital untuk mendukung dan memaksimalkan potensi mereka. Kami juga telah membuat kesepakatan atau MOU dengan Yayasan disabilitas, JCI Batavia juga mendukung program-program pemerintah terkait pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender," ujar Athika, Kamis (21/4).

Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia. Angkie menyatakan jelang G20, di hadapan kepala-kepala negara lainnya, Presiden menyatakan Indonesia adalah negara yang menekankan pentingnya inklusifitas, dimana artinya tidak ada satupun yang boleh tertinggal termasuk perempuan dan kaum disabilitas dalam program-program pemerintah.

"Saya sangat mengapresiasi Mba Athika dan program JCI Batavia yang sejalan dengan program pemerintah saat ini, dimana ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi untuk mendorong pemberdayaan perempuan di Indonesia yaitu pemerataan infrastruktur digital, literasi digital, pelatihan keterampilan wirausaha bagi seluruh perempuan di seluruh pelosok tanah air. Semoga dengan kehadiran JCI Batavia ini bisa membantu Pendidikan Indonesia, mendorong perempuan Indonesia yang lebih mandiri, produktif dan maju," tutur Angkie.

Dukungan kepada JCI Batavia juga datang dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

"Perempuan Indonesia telah mencetak banyak prestasi di bidang ekonomi kreatif, suatu kebanggaan melihat betapa besarnya peran wanita dalam kemajuan ekonomi kreatif bangsa, dan diharapkan dapat menjadi penerus keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif melalui pemberdayaan dan transfer ilmu dalam berbagai rantai ekraf. Semoga dengan hadirnya JCI Batavia ini dapat menyebarkan inspirasi dan optimisme terutama kepada perempuan Indonesia," ujar Sandi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, berharap JCI Batavia fokus membangun SDM di Indonesia dan dapat menciptakan perubahan positif baik di Indonesia maupun di dunia.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, 60 persen penduduk Indonesia adalah anak muda yang merupakan kekuatan yang harus dikelola dengan baik. Kita harus mampu membalik piramida kualifikasi tenaga kerja yang saat ini mayoritas masih berpendidikan SD dan SMP menjadi tenaga kerja yang terdidik dan terampil. Saya memotivasi kita semua untuk terus maju bersinergi berkolaborasi dan bangkit kedepan bersama," ungkap Ahmad Riza.

Ada empat isu prioritas yang menjadi agenda tahunan JCI Batavia. Pertama, mendorong kesetaraan, keamanan, dan kesejahteraan dengan menghilangkan diskriminasi yang menghambat partisipasi perempuan dalam perekonomian. Kedua, mewujudkan inklusi ekonomi digital dengan mendukung UMKM yang dimiliki dan dikelola oleh perempuan. Ketiga, menangani kerentanan untuk meningkatkan ketahanan, dengan fokus pada perempuan penyandang disabilitas. Keempat, memajukan kesetaraan gender pasca pemulihan kesehatan, ekonomi, dan sosial. Athika menyebutkan rangkaian kegiatan JCI Batavia juga akan melingkupi audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel