Starting XI Bintang Top yang Tak Pernah Cicipi Megahnya Panggung Piala Dunia: Apes Banget!

Bola.com, Jakarta - Sebelas pemain bintang ini adalah sosok-sosok mumpuni yang tidak pernah berlaga di Piala Dunia. Mereka mengoleksi sejumlah gelar di level klub tetapi tidak bisa mengantar tim nasional (timnas) berprestasi.

Ketika rekan setimnya sedang sibuk melakukan persiapan menuju ke Piala Dunia, mereka hanya menonton dari jauh. Bahkan hingga pensiun dari Timnas, mereka sama sekali belum merasakan megahnya tampil di Piala Dunia.

Saat ini ada nama Erling Haaland yang belum pernah tampil, termasuk di Piala Dunia 2022. Tetapi, striker Norwegia ini masih memiliki banyak waktu untuk merasakan megahnya panggung turnamen sepak bola terakbar di Bumi.

Berikut Starting XI bintang top yang tidak pernah mencicipi megahnya Piala Dunia. Mereka juga akan menjadi penonton di Piala Dunia 2022 karena sudah pensiun.

 

Kiper: Neville Southall

Neville Southall adalah salah satu kiper terbaik di generasinya. Dia pernah mengantarkan Evorton juara Liga Inggris dua kali berturut-turut, memenangi Piala FA hingga Piala Winners Eropa.

Sayangnya, karier cemerlang di klub tidak berlanjut ke Timnas Wales karena belum mampu tampil di Piala Dunia. Southall mencatatkan 92 caps bersama Wales dari 1982 hingga 1997.

 

Belakang: Chritian Chivu, Sami Hyypia, Lee Dixon

Sami Hyypia mendapat kartu merah langsung usai melanggar striker MU, Ruud van Nistelrooy, pada laga pekan ke-32 Premier League 2002/2003, 5 April 2003. (AFP/Andrew Yates)
Sami Hyypia mendapat kartu merah langsung usai melanggar striker MU, Ruud van Nistelrooy, pada laga pekan ke-32 Premier League 2002/2003, 5 April 2003. (AFP/Andrew Yates)

Jika Chivu, Hyypia dan Dixon bersatu tentu saja tim tersebut akan memiliki pertahanan kuat. Tetapi ketiganya belum pernah merasakan panggung Piala Dunia meski jadi tulang punggung klub dan timnas.

Hyypia pernah membawa Liverpool juara Liga Champions tetapi tidak mampu mengantar Finlandia ke Piala Dunia. Lee Dixon juga menjadi legenda Arsenal, akan tetapi kesempatan bermainnya di Timnas Inggris juga minim dengan hanya 22 caps sejak 1990 hingga 1999.

Karier Christian Chivu juga sangat cemerlang karena menyabet tiga gelar Serie A dan satu Liga Champions bersama Inter Milan. Dia bahkan juga menjadi kapten Rumania meski akhirnya gagal mengantar negaranya ke Piala Dunia.

 

Tengah: Bernd Schuster, George Weah, George Best, David Ginola

Legenda Manchester United, George Best. (dok. Manchester United)
Legenda Manchester United, George Best. (dok. Manchester United)

Bernd Schuster adalah runner-up Ballon d'or 1980 dan merupakan pemain penting bagi Real Madrid maupun Barcelona. Sayangnya, dia sering bertengkar dengan Federasi Sepak Bola Jerman dan hanya mendapatkan 21 caps Timnas tanpa merasakan Piala Dunia.

George Weah bahkan memenangkan Ballon d'or 1995 saat berseragam AC Milan tetapi tidak bisa membantu Liberia lolos ke Piala Dunia. Hal yang sama juga dirasakan legenda Manchester United peraih Ballon d'or tahun 1968, George Best.

Irlandia Utara justru ke Piala Dunia saat Goerge Best masih anak-anak dan setelah dia pensiun. Untuk David Ginola hanya lima tahun dia berseragam Timnas Prancis pada 1990-1995, blundernya juga membuat Prancis gagal ke Piala Dunia 1994.

 

Depan: Eric Cantona, Dimitar Berbatov, Alfredo Di Stefano

Legenda Sepak Bola Asal Spanyol Alfredo Di Stefano pernah meraih Ballon d'Or sebanyak dua kali yaitu pada tahun 1957 dan 1959. (AFP Photo/STAFF)
Legenda Sepak Bola Asal Spanyol Alfredo Di Stefano pernah meraih Ballon d'Or sebanyak dua kali yaitu pada tahun 1957 dan 1959. (AFP Photo/STAFF)

Alfredo Di Stefano adalah legenda terbesar Real Madrid. Dia pernah memperkuat Timnas Argentina, Kolumbia hingga Spanyol dan dari ketiganya dia gagal berlaga di Piala Dunia.

Eric Cantona juga merupakan bintang Manchester United tetapi gagal merasakan panggung Piala Dunia bersama Prancis. Berbatov adalah striker mematikan yang banyak klub top Eropa incar, namun prestasinya bersama Bulgaria juga masih kurang karena tidak bisa membawa negaranya ke Piala Dunia.

Sumber: Give Me Sports