Starting XI Pemain Terburuk Timnas Inggris di Piala Dunia, Pantas Baru Punya Satu Gelar

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris baru sekali menyabet gelar Piala Dunia. Gelar juara itu mereka raih saat menjadi tuan rumah di Piala Dunia 1966.

Padahal Timnas Inggris yang mengklaim sebagai negara yang melahirkan sepak bola sering melahirkan pemain terbaik dunia. Di setiap generasi, mereka tidak pernah terputus mengorbitkan bintang sepak bola berkualitas.

Bahkan di setiap edisi Piala Dunia, nama Inggris selalu masuk menjadi kandidat kuar peraih gelar juara. Tapi, selalu berujung kegagalan.

Dari sejumlah edisi Piala Dunia yang telah Three Lions ikuti ada saja biang keladi kekalahan mereka. Pemain dari posisi penjaga gawang hingga striker ada saja yang melakukan blunder.

Berikut starting XI Timnas Inggris terburuk di Piala Dunia sepanjang masa. Starting XI ini berdasarkan skema yang kerap digunakan Three Lions yakni 4-4-2.

 

Kiper

Kiper Timnas Inggris Robert Green melakukan blunder yang menyebabkan Amerika Serikat menyamakan kedudukan jadi 1-1 pada partai di Rustenburg.
Kiper Timnas Inggris Robert Green melakukan blunder yang menyebabkan Amerika Serikat menyamakan kedudukan jadi 1-1 pada partai di Rustenburg.

Ada banyak penjaga gawang Inggris melakukan blunder di Piala Dunia. Misalnya Bert Williams saat Inggris dipermalukan Amerika Serikat pada 1950 atau Gil Merrick, yang kebobolan delapan gol dalam tiga pertandingan pada 1954.

Tetapi tentu saja ada kejadian paling konyol yang pernah dilakukan kiper Inggris pada Piala Dunia 2010, Robert Green. Tendangan pemain Amerika Serikat Clint Dempsey yang seharusnya mudah ditangkap justru terlepas dan akhirnya masuk ke gawang.

 

Bek Sayap

1. Owen Hargreaves - Selama memperkuat Bayern Munchen dirinya dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dunia. Sempat bersinar satu musim di MU, kemudian dirinya mengalami cedera panjang. (AFP/Andrew Yates)
1. Owen Hargreaves - Selama memperkuat Bayern Munchen dirinya dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dunia. Sempat bersinar satu musim di MU, kemudian dirinya mengalami cedera panjang. (AFP/Andrew Yates)

Bek sayap kanan bisa diisi oleh Don Howe yang mendapat banyak kritik saat Inggris gagal pada Piala Dunia 1958. Ada juga Owen Hargreaves yang dipaksa mengisi posisi ini saat babak 16 besar Piala Dunia 2006 melawan Ekuador.

Di posisi bek kiri muncul nama Ray Wilson, yang dipermainkan pemain Brasil Garrincha di Piala Dunia 1962. Posisi itu bisa juga diisi Leighton Baines yang tampil buruk saat Inggris melawan Austria pada 2010.

 

Bek Tengah

Mantan bek sekaligus kapten Everton, Phil Jagielka tercatat mengoleksi gol bunuh diri sebanyak tujuh kali dari 322 laga. Meskipun begitu, ia pernah terpilih menjadi 'Everton Goal of the Season' pada musim 2014-2015. (AFP/Paul Ellis)
Mantan bek sekaligus kapten Everton, Phil Jagielka tercatat mengoleksi gol bunuh diri sebanyak tujuh kali dari 322 laga. Meskipun begitu, ia pernah terpilih menjadi 'Everton Goal of the Season' pada musim 2014-2015. (AFP/Paul Ellis)

Ada banyak nama juga untuk posisi bek tengah Inggris yang sering membuat blunder di Piala Dunia. Misalnya Terry Fenwick yang dipermainkan Diego Maradona pada Piala Dunia 1986.

Lalu ada Phil Jagielka yang membuat Inggris tersingkir cepat di babak penyisihan grup tahun 2014 sebagai juru kunci. Rekan duetnya saat itu yakni Gary Chaill juga bisa masuk ke daftar ini.

 

Winger

Striker Inggris, Danny Welbeck (kanan) menyundul bola saat latihan di St George's Park di Burton-on-Trent, Inggris (4/9). Inggris akan bertanding melawan Spanyol laga persahabatan internasional 8 September. (AFP Photo/Paul Ellis)
Striker Inggris, Danny Welbeck (kanan) menyundul bola saat latihan di St George's Park di Burton-on-Trent, Inggris (4/9). Inggris akan bertanding melawan Spanyol laga persahabatan internasional 8 September. (AFP Photo/Paul Ellis)

Di posisi sayap kanan ada Aaron Lennon yang sangat buruk permainannya sangat buruk di Piala Dunia 2006. Bisa juga Peter Brabrook yang membuat Inggris kalah dalam play-off menghadapi Uni Soviet di Piala Dunia 1958.

Gareth Barry yang terlihat buruk ketika berduel dengan bintang Jerman, Mesut Ozil, di Piala Dunia 2010 bisa masuk untuk mengisi posisi sayap kiri. Ada juga Danny Welbeck yang juga membuat Inggris pulang sangat cepat tahun 2014.

 

Lini Tengah

Frank Lampard (AFP/Glyn Kirk)
Frank Lampard (AFP/Glyn Kirk)

Frank Lampard yang telah bermain di 10 laga dalam tiga Piala Dunia dan mencetak gol bisa masuk di daftar ini. Dia seharusnya bisa mencetak satu gol andai saya wasit mengesahkan gol hantu miliknya saat melawan Jerman tahun 2010.

Tandem Lampard, ada Ray Wilkins yang lini tengahnya diobrak-abrik oleh Maradona di Piala Dunia 1986. Selain itu, ada Laurie Hughes, yang tiga penampilan 1950 mempermalukan The Three Lions.

 

Second Striker

Pemain Timnas Inggris, Steven Gerrard (kiri) dan Wayne Rooney, saat tampil di Piala Dunia 2014. (Odd Andersen/AFP)
Pemain Timnas Inggris, Steven Gerrard (kiri) dan Wayne Rooney, saat tampil di Piala Dunia 2014. (Odd Andersen/AFP)

Perjuangan Wayne Rooney di Piala Dunia sangat mengecewakan dalam tiga Piala Dunia yang diikutinya. Dia juga mendapat kartu merah saat laga perempatfinal World Cup 2006 melawan Portugal.

Untuk posisi ini tidak ada yang hampir mendekati levelnya. Mungki hanya mantan pemain Wolves, Peter Broadbent yang membuat Inggris tersingkir di playoff 1958.

 

Striker

Gaya striker Inggris Emile Heskey di laga penyisihan Grup C PD 2010 melawan AS di Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg, 12 Juni 2010. AFP PHOTO / TIMOTHY A. CLARY
Gaya striker Inggris Emile Heskey di laga penyisihan Grup C PD 2010 melawan AS di Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg, 12 Juni 2010. AFP PHOTO / TIMOTHY A. CLARY

Banyak striker berbahaya yang Inggris lahirkan namun kerap meleset saat tampil di Piala Dunia. Ada Emile Heskey yang kerap melepaskan tendangan yang meleset meski dalam posisi enak.

Lalu ada Mark Hateley yang juga gagal saat melawan Portugal dan Maroko pada Piala Dunia 1986. Opsi lain adalah Jeff Astle yang gagal memanfaatkan blunder pemain Brasil karena tendangannya menyamping meski kosong pada Piala Dunia 1970.

Sumber: The Sun