Starting XI Pemain Top yang Dibuang Pep Guardiola: Timnya Bisa Auto Juara Liga Champions

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola kerap mendatangkan hingga menjual para pemain bintang saat melatih sejumlah klub. Bahkan para pemain bintang yang pernah dia jual bisa menjadi starting XI yang tangguh.

Pep Guardiola mengawali karier kepelatihannya sejak di Barcelona B pada 2008. Setelah dari Barcelona B, dia mendapat promosi untuk melatih skuad Barcelona senior.

Empat musim di Barcelona, dia memenangkan tiga gelar La Liga, dua trofi Liga Champions, dan sejumlah titel lainnya. Pep kemudian memutuskan pindah ke Bayern Munchen pada musim 2012/2013 dan meraih empat gelar Bundesliga.

Setelah itu, dia bergabung ke Mancheter City hingga kini dan memenangkan empat gelar Liga Inggris. Dari pengalamannya melatih tiga klub besar ini, Guardiola sempat menjual sejumlah pemain bintang.

Berikut starting XI pemain yang dilepas Pep Guardiola. Mulai dari posisi penjaga gawang yang hebat hingga striker haus gol.

 

Kiper: Pepe Reina

Pepe Reina merupakan salah satu kiper terbaik yang pernah membela Liverpool. Ia tercatat telah membuat 177 clean sheets dari 394 penampilan untuk The Reds. Pada musim panas 2014, Reina diboyong menuju Allianz Arena oleh Bayern Munchen seharga 3 juta euro. Sayangnya, ia hanya dijadikan pelapis bagi Manuel Neuer dan hanya bermain sebanyak tiga laga saja. Kiper asal Spanyol ini pun akhirnya memilih hengkang ke Napoli pada akhir musim. (AFP/Guenter Schiffmann)
Pepe Reina merupakan salah satu kiper terbaik yang pernah membela Liverpool. Ia tercatat telah membuat 177 clean sheets dari 394 penampilan untuk The Reds. Pada musim panas 2014, Reina diboyong menuju Allianz Arena oleh Bayern Munchen seharga 3 juta euro. Sayangnya, ia hanya dijadikan pelapis bagi Manuel Neuer dan hanya bermain sebanyak tiga laga saja. Kiper asal Spanyol ini pun akhirnya memilih hengkang ke Napoli pada akhir musim. (AFP/Guenter Schiffmann)

Setelah menghabiskan sembilan tahun di Liverpool, Reina bergabung dengan Bayern Munchen pada 2014 dan jadi cadangan untuk Manuel Neuer. Sang kiper hanya membuat tiga penampilan di bawah Guardiola sebelum menandatangani kontrak dengan klub Italia Napoli pada 2015.

 

Bek Kanan: Pablo Zabaleta

Pablo Zabaleta. Bek kanan berusia 37 tahun yang telah pensiun di West Ham United pada Oktober 2020 ini total 9 musim memperkuat Manchester City, mulai 2008/2009 hingga 2016/2017. Total tampil dalam 333 laga, ia mampu mencetak 12 gol dan 27 assist. (AFP/Paul Ellis)
Pablo Zabaleta. Bek kanan berusia 37 tahun yang telah pensiun di West Ham United pada Oktober 2020 ini total 9 musim memperkuat Manchester City, mulai 2008/2009 hingga 2016/2017. Total tampil dalam 333 laga, ia mampu mencetak 12 gol dan 27 assist. (AFP/Paul Ellis)

Bek kanan ini menjadi satu di antara pemain penting Roberto Mancini saat Manchester City meraih gelar Liga Inggris. Tapi Guardiola bersih-bersih pemain di Etihad pada musim panas 2017, termasuk membuang Zabaleta yang sudah tua.

 

Bek Tengah: Dante

Dante dilatih oleh Pep Guardiola saat di Bayern Munchen. Selama dua tahun, ia sukses menjadi bek tangguh sekaligus serba guna. Pemain asal Brasil tersebut mencatatkan 133 penampilan selama tiga tahunnya di Bayern Munchen dengan mencetak 6 gol dan 8 assist. (AFP/Christof Stache)
Dante dilatih oleh Pep Guardiola saat di Bayern Munchen. Selama dua tahun, ia sukses menjadi bek tangguh sekaligus serba guna. Pemain asal Brasil tersebut mencatatkan 133 penampilan selama tiga tahunnya di Bayern Munchen dengan mencetak 6 gol dan 8 assist. (AFP/Christof Stache)

Dante adalah bagian penting Bayern Munchen saat meraih treble winners di bawah Jupp Heynckes pada 2012/2013. Namun, performanya menurun saat Guardiola datang dan memutuskan hengkang ke Wolfsburg pada 2015.

 

Bek Tengah: Rafael Marquez

Rafael Marquez merupakan pemain yang mencuat namanya ketika membela Barcelona medio 2003-2010. Ia sempat mencicipi manisnya treble winners bersama Pep Guardiola. Selama 531 penampilannya di level klub maupun timnas, Marquez tercatat pernah mendapatkan 21 kartu merah. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Rafael Marquez merupakan pemain yang mencuat namanya ketika membela Barcelona medio 2003-2010. Ia sempat mencicipi manisnya treble winners bersama Pep Guardiola. Selama 531 penampilannya di level klub maupun timnas, Marquez tercatat pernah mendapatkan 21 kartu merah. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Marquez memenangkan empat gelar La Liga dan dua Liga Champions di Barcelona, tetapi waktunya di Nou Camp berakhir pada 2010. Dia dibebaskan dari kontraknya kemudian pindah ke New York Red Bulls di Major League Soccer.

 

Bek Kiri: Oleksandr Zinchenko

<p>Bek Manchester City, Oleksandr Zinchenko, berduel dengan pemain Real Madrid,&nbsp;Federico Valverde, pada laga leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Etihad, Rabu (27/4/2022) dini hari WIB. Man City menang 4-3 atas Madrid.&nbsp;(AP Photo/Dave Thompson)</p>

Bek Manchester City, Oleksandr Zinchenko, berduel dengan pemain Real Madrid, Federico Valverde, pada laga leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Etihad, Rabu (27/4/2022) dini hari WIB. Man City menang 4-3 atas Madrid. (AP Photo/Dave Thompson)

Pemain Ukraina itu menghabiskan lima tahun di bawah bimbingan Guardiola di Manchester City. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini, kemudian Guardiola ubah jadi bek kiri.

 

Gelandang Bertahan: Bastian Schweinsteiger

Bastian Schweinsteiger - Pemain asal Jerman ini diboyong Manchester United dari Bayern Munchen pada tahun 2015. Sebelum mengalami cedera, Bastian Schweinsteiger mencatatkan 18 laga di Premier League pada musim pertamanya di Manchester United. (AFP/Oli Scarff)
Bastian Schweinsteiger - Pemain asal Jerman ini diboyong Manchester United dari Bayern Munchen pada tahun 2015. Sebelum mengalami cedera, Bastian Schweinsteiger mencatatkan 18 laga di Premier League pada musim pertamanya di Manchester United. (AFP/Oli Scarff)

Schweinsteiger datang melalui akademi Bayern Munchen dan kemudian memenangkan delapan gelar Bundesliga dan sekali Liga Champions. Namun, Guardiola akhirnya memutuskan menjualnya ke Manchester United.

 

CM: Yaya Toure

Yaya Toure merapat ke Manchester City pada 2010 usai tersingkir dari skuat utama Barcelona asuhan Pep Guardiola. Ia tercatat sebagai salah satu gelandang terbaik The Cityzens dengan menyumbang 79 gol dan 49 assist dari 316 laga. (AFP/Andrew Yates)
Yaya Toure merapat ke Manchester City pada 2010 usai tersingkir dari skuat utama Barcelona asuhan Pep Guardiola. Ia tercatat sebagai salah satu gelandang terbaik The Cityzens dengan menyumbang 79 gol dan 49 assist dari 316 laga. (AFP/Andrew Yates)

Toure dan Guardiola pernah dua kali bekerja sama di dua klub berbeda. Namun, kebersamaan mereka di Barcelona dan Manchester City itu hanya sesaat.

 

Gelandang Tengah: Toni Kroos

Toni Kroos. Ia hampir saja berseragam Manchester United usai lepas dari Bayern Munchen di akhir musim 2013/2014. Manajer Setan Merah saat itu, David Moyes telah mencapai kata sepakat untuk memboyongnya. Sayang, Moyes keburu dipecat dan digantikan Louis van Gaal. (Foto: AFP/Odd Andersen)
Toni Kroos. Ia hampir saja berseragam Manchester United usai lepas dari Bayern Munchen di akhir musim 2013/2014. Manajer Setan Merah saat itu, David Moyes telah mencapai kata sepakat untuk memboyongnya. Sayang, Moyes keburu dipecat dan digantikan Louis van Gaal. (Foto: AFP/Odd Andersen)

Kroos memenangkan tiga gelar Bundesliga dan sekali Liga Champions bersama Bayern Munchen. Namun kebersamaannya bersama Guardiola hanya sebentar karena Kroos mendapatkan tawaran menggiurkan dari Real Madrid.

 

Gelandang: Ronaldinho

4. Ronaldinho (Barcelona) - Tim asuhan Sir Alex Ferguson sangat santer dikaitkan dengan kepindahan bintang PSG ini ke Old Trafford. Namun di menit-menit akhir, Barcelona berhasil menggoda sang pemain untuk mendarat ke Spanyol. (AFP/Lluis Gene)
4. Ronaldinho (Barcelona) - Tim asuhan Sir Alex Ferguson sangat santer dikaitkan dengan kepindahan bintang PSG ini ke Old Trafford. Namun di menit-menit akhir, Barcelona berhasil menggoda sang pemain untuk mendarat ke Spanyol. (AFP/Lluis Gene)

Ronaldinho merupakan bintang besar Barcelona sebelum Guardiola datang. Namun, saat Pep mengambil alih dia tidak peduli dengan nama besar dan menjual Ronaldinho ke AC Milan.

 

Striker: Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic menjadi penyerang yang tampil menggebrak Eropa saat memulai karier di Barcelona pada musim 2009/2010. Ia mengantongi 21 gol dan 13 assist di musim debutnya. Namun, perjalanannya di Barca harus usai setelah berselisih dengan Pep Guardiola. (AFP/Lluis Gene)
Zlatan Ibrahimovic menjadi penyerang yang tampil menggebrak Eropa saat memulai karier di Barcelona pada musim 2009/2010. Ia mengantongi 21 gol dan 13 assist di musim debutnya. Namun, perjalanannya di Barca harus usai setelah berselisih dengan Pep Guardiola. (AFP/Lluis Gene)

Ibrahimovic tampil mengesankan saat bersama Inter Milan dan membuat Barcelona tertarik meminangnya. Namun, hubungan antara Guardiola dan Ibra tidak harmonis yang membuat sang pemain hanya bertahan semusim.

 

Striker: Thierry Henry

Selain bersama Arsenal, 360 gol di level klub juga dicetaknya bersama AS Monaco, Juventus, Barcelona dan New York Red Bulls dalam kurun waktu 21 musim, mulai 1994/1995 hingga akhir Desember 2014. (AFP/Josep Lago)
Selain bersama Arsenal, 360 gol di level klub juga dicetaknya bersama AS Monaco, Juventus, Barcelona dan New York Red Bulls dalam kurun waktu 21 musim, mulai 1994/1995 hingga akhir Desember 2014. (AFP/Josep Lago)

Henry merupakan bagian penting dari tim Guardiola saat Barcelona memenangkan treble winners pada 2008/2009. Namun, Henry bersama Marquez memutuskan pindah ke New York Red Bulls pada 2010.

Selain starting XI tadi sebenarnya masih ada beberapa pemain hebat yang Guardiola pernah jual. Di antaranya Deco, Raheem Sterling, Gabriel Jesus, Mario Mandzukic dan Samuel Eto'o.

Sumber: Planet Football

 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel