Starting XI Terganas Manchester United di Era Premier League: Enggak Ada Obat!

Bola.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Inggris atau FA mulai memperkenalkan Premier League pada 20 Februari 1992. Artinya, era Premier League sudah berlangsung selama 30 tahun.

Manchester United (MU) adalah tim tersukses dengan raihan 13 gelar juara Premier League. Kesuksesan Setan Merah paling banyak direngkuh di era Sir Alex Ferguson.

Selama bertahun-tahun, Ferguson membongkar dan membangun skuad MU, hingga mendominasi di Inggris, serta bertaji di Eropa. Pemain-pemain hebat bermunculan dari tangan dingin manajer asal Skotlandia itu.

Dari sejumlah pemain bintang di MU, ada starting eleven yang jadi legenda mereka. Berkat kualitas permainan para pemain ini, Setan Merah mengoleksi banyak gelar.

Berikut starting XI tergarang MU di era Premier League. Skuad ini tidak ada obatnya jika mereka semua bersatu di masa keemasannya.

Kiper: Peter Schmeichel

Peter Schmeichel - Kiper legendaris Manchester United ini pernah bekerja serabutan sebelum terkenal sebagai pesepak bola top dunia. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia pernah bekerja di pabrik hingga membersihkan rumah orang lain. (AFP/Eric Cabanis)
Peter Schmeichel - Kiper legendaris Manchester United ini pernah bekerja serabutan sebelum terkenal sebagai pesepak bola top dunia. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia pernah bekerja di pabrik hingga membersihkan rumah orang lain. (AFP/Eric Cabanis)

Manchester United mengeluarkan 530 ribu pounds saat mendatangkan Peter Schmeichel dari Brondby pada 1991. Ferguson sangat cerdik memboyong kiper yang akhirnya bermain dalam 381 laga dan mencetak satu gol untuk Manchester United.

Selama delapan tahun di MU, Schmeichel pernah dua kali jadi kiper terbaik dunia IFFHS, serta empat kali penjaga gawang terbaik UEFA. Prestasi puncaknya saat meraih treble winner pada 1999.

 

Bek Kanan: Gary Neville

Gary Neville merupakan bagian dari Class of 92. Pensiun pada 2011, pemain yang berposisi sebagai bek kanan tersebut telah mencatatkan penampilan sebanyak 602 kali. Neville juga sukses merengkuh 30 gelar selama karier profesionalnya sebagai sepak bola di Manchester United. (AFP/Carl De Souza)
Gary Neville merupakan bagian dari Class of 92. Pensiun pada 2011, pemain yang berposisi sebagai bek kanan tersebut telah mencatatkan penampilan sebanyak 602 kali. Neville juga sukses merengkuh 30 gelar selama karier profesionalnya sebagai sepak bola di Manchester United. (AFP/Carl De Souza)

Gary Neville adalah salah satu pemain terkenal generasi Fergie's Fledglings. Selama berkarier di MU pada 1992 hingga 2011, Neville meraih delapan trofi Premier League, tiga Piala FA, dan dua Liga Champions.

Kapten MU sejak 2005 tersebut membukukan 602 laga dan menyumbangkan tujuh gol. Dia memiliki kemampuan bertahan dan menyerang sama baiknya serta jadi tandem sejati David Beckham.

 

Bek Kiri: Gabriel Heinze

Gabriel Heinze - Faktor cedera membuat Heinze kehilangan tempatnya di inti Setan Merah. Pria asal Argentina itu harus rela digeser Patrice Evra di posisi bek kiri. Heinze akhirnya pindah ke Real Madrid pada 2007.(AFP/Carl De Souza)
Gabriel Heinze - Faktor cedera membuat Heinze kehilangan tempatnya di inti Setan Merah. Pria asal Argentina itu harus rela digeser Patrice Evra di posisi bek kiri. Heinze akhirnya pindah ke Real Madrid pada 2007.(AFP/Carl De Souza)

Jika Patrice Evra tampak kesulitan beradaptasi di musim pertama bersama MU, tidak demikian dengan Gabriel Heinze. Suporter MU langsung memberikan gelar Sir Matt Busby Player Of The Year pada musim pertama bek kiri Argentina itu di Old Trafford.

Secara keseluruhan, Heinze membukukan 83 penampilan dengan seragam MU, serta mencetak empat gol. Heinze membantu Setan Merah memenangi gelar Premier League.

 

Bek Tengah: Jaap Stam

Jaap Stam tak luput dari kemarahan Sir alex Ferguson usai dirinya menerbitkan buku otobiografi yang isinya menjelek-jelekkan Fergie. Fergie diberitakan sempat adu mulut dengan Stam sebelum memutuskan menjualnya. (Foto: AFP/Robin Parker)
Jaap Stam tak luput dari kemarahan Sir alex Ferguson usai dirinya menerbitkan buku otobiografi yang isinya menjelek-jelekkan Fergie. Fergie diberitakan sempat adu mulut dengan Stam sebelum memutuskan menjualnya. (Foto: AFP/Robin Parker)

MU membeli bek termahal dunia saat itu dari PSV Eindhoven, Jaap Stam, pada 1998. Pemain Belanda itu memberikan kontribusi setimpal untuk MU yang merogoh 10,5 juta poundsterling dengan meraih tiga gelar Premier League, satu Piala FA, dan satu trofi Liga Champions.

Jumlah gelar itu sangat istimewa karena Stam hanya bermain tiga musim di Old Trafford. Ferguson bahkan sangat menyesali keputusannya menjual bek yang memiliki 120 penampilan bersama MU tersebut ke AC Milan.

 

Bek Tengah: Nemanja Vidic

Nemanja Vidic sering dikatakan sebagai pembelian terbaik Sir Alex Ferguson. Ia ditebus dari Spartak Moscow seharga tujuh juta pounds pada bursa transfer musim dingin 2006. Bersama Rio Ferdinand, Vidic memainkan peran penting dalam kesuksesan MU selama bertahun-tahun. (AFP/Ian Kington)
Nemanja Vidic sering dikatakan sebagai pembelian terbaik Sir Alex Ferguson. Ia ditebus dari Spartak Moscow seharga tujuh juta pounds pada bursa transfer musim dingin 2006. Bersama Rio Ferdinand, Vidic memainkan peran penting dalam kesuksesan MU selama bertahun-tahun. (AFP/Ian Kington)

Stam tiba di Old Trafford pada Januari 2005, namun membutuhkan waktu enam bulan untuk menjadi pemain reguler. Berkat kontribusinya, MU menyabet empat gelar Premier League, tiga Piala Liga, dan satu Liga Champions.

Vidic yang mengemas 235 penampilan dan 18 gol bagi MU juga menyabet empat gelar PFA Premier League of The Year. Kualitas dan ketenangannya, membuat Vidic dicintai para suporter MU di seluruh dunia.

 

Gelandang Tengah: Roy Keane

1. Roy Keane - Pemain yang pernah membela Manchester United ini begitu ditakuti karena permainannya yang mengerikan. Salah satu tekel mengerikan Roy Keane dilakukan pada Alf Inge Haaland dan terpaksa membuat pemain tersebut pensiun dini akibat cidera tekel. (AP Photo/Jon Super)
1. Roy Keane - Pemain yang pernah membela Manchester United ini begitu ditakuti karena permainannya yang mengerikan. Salah satu tekel mengerikan Roy Keane dilakukan pada Alf Inge Haaland dan terpaksa membuat pemain tersebut pensiun dini akibat cidera tekel. (AP Photo/Jon Super)

Ulet, agresif, menggebu-gebu, dan pantang menyerah. Semua kualitas itu lengkap dimiliki Roy Keane. Dia adalah kapten MU paling sukses dengan meraih tujuh titel Premier League, empat Piala FA, dan satu Liga Champions.

Selama berkarir di Old Trafford sejak 1993 hingga 2005, Roy Keane menjalani 480 laga dan mencetak 51 gol. Tentunya Keane bakal jadi kapten di skuad ini.

 

Gelandang Tengah: Paul Scholes

Paul Scholes merupakan gelandang andalan Manchester United kala itu. Pemain berkebangsaan Inggris tersebut juga sering mencetak gol, termasuk di ajang Liga Champions. Scholes tercatat telah menorehkan gol sebanyak 24 kali dari 124 laga. (AFP/Andrew Yates)
Paul Scholes merupakan gelandang andalan Manchester United kala itu. Pemain berkebangsaan Inggris tersebut juga sering mencetak gol, termasuk di ajang Liga Champions. Scholes tercatat telah menorehkan gol sebanyak 24 kali dari 124 laga. (AFP/Andrew Yates)

Paul Scholes sangat cocok berpadu dengan Roy Keane di lini tengah MU karena keduanya saling melengkapi. Jika Keane cenderung jadi penghenti serangan lawan, Scholes adalah gelandang kreatif serupa Zinedine Zidane dan kerap mencetak gol.

Scholes sudah bermain di 676 laga dengan menyumbangkan 150 gol bagi MU. Pemain yang kerap mencetak gol penting bagi MU ini juga telah mengoleksi 10 gelar juara Liga Premier, dua Liga Champions, dan tiga Piala FA.

 

Sayap Kanan: Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo layak menjadi pengganti Maguire sebagai kapten Manchester United. Meski baru bergabung di skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Ronaldo telah memiliki pengalaman sebagai kapten di Real Madrid dan Juventus. Ia juga memiliki pengaruh besar di Old Trafford. (AFP/Paul Ellis)
Cristiano Ronaldo layak menjadi pengganti Maguire sebagai kapten Manchester United. Meski baru bergabung di skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Ronaldo telah memiliki pengalaman sebagai kapten di Real Madrid dan Juventus. Ia juga memiliki pengaruh besar di Old Trafford. (AFP/Paul Ellis)

MU membeli Ronaldo seharga 12,25 juta pounds dari Sporting Lisbon kemudian menjualnya seharga 80 juta pounds ke Real Madrid pada 2009. Ia mengoleksi 118 gol bagi Setan Merah. Ronaldo juga mempersembahkan tiga gelar Liga Premier, satu Liga Champions, dua Piala Liga, dan satu Piala FA.

Musim lalu, Ronaldo kembali ke MU dan telah menambah 24 gol lagi bagi Setan Merah. Tentu saja dengan pencapaian itu membuatnya mendapat tempat di skuad ini.

 

Sayap Kiri: Ryan Giggs

Ryan Giggs menjadi kunci kesuksesan MU di era Sir Alex Ferguson. Menghabiskan seluruh kariernya di Old Trafford, ia tercatat sebagai pencetak assist terbanyak dalam sejarah Setan Merah. Total sudah ada 35 trofi, termasuk 13 gelar Liga Inggris yang pernah ia persembahkan. (AFP/Paul Ellis)
Ryan Giggs menjadi kunci kesuksesan MU di era Sir Alex Ferguson. Menghabiskan seluruh kariernya di Old Trafford, ia tercatat sebagai pencetak assist terbanyak dalam sejarah Setan Merah. Total sudah ada 35 trofi, termasuk 13 gelar Liga Inggris yang pernah ia persembahkan. (AFP/Paul Ellis)

Ryan Giggs mencetak sejarah sepak bola Inggris dengan penampilan terbanyak bagi Manchester United dengan 963 laga dan raihan 168 gol. Dia juga memenangi 12 gelar Premier League, empat Piala FA, tiga Piala Liga, dan dua trofi Liga Champions.

Manchester United adalah satu-satunya klub selama masa profesionalnya. Dia bermain dari 1990 hingga pensiun pada 2014 atau berkarier selama 24 tahun di Old Trafford.

 

Penyerang Tengah: Wayne Rooney

Wayne Rooney. Striker Inggris yang kini berusia 36 tahun dan telah pensiun pada Januari 2021 bersama Derby County ini total 16 musim berlaga di Liga Inggris mulai 2002/2003 hingga 2017/2018 bersama Everton dan Manchester United. Ia tampil dalam 15 laga pembuka Liga Inggris dengan mencetak 8 gol. Ia hanya absen dalam 1 laga pembuka di musim 2004/2005 saat proses perpindahannya dari Everton ke Manchester United. (AFP/Oli Scarff)
Wayne Rooney. Striker Inggris yang kini berusia 36 tahun dan telah pensiun pada Januari 2021 bersama Derby County ini total 16 musim berlaga di Liga Inggris mulai 2002/2003 hingga 2017/2018 bersama Everton dan Manchester United. Ia tampil dalam 15 laga pembuka Liga Inggris dengan mencetak 8 gol. Ia hanya absen dalam 1 laga pembuka di musim 2004/2005 saat proses perpindahannya dari Everton ke Manchester United. (AFP/Oli Scarff)

Wayne Rooney datang ke Old Trafford dari Everton pada 2004 dengan banderol 25,6 juta pounds. Dia telah mencatat 330 penampilan dan mencetak 260 gol sepanjang kariernya di United.

Dia ikut mempersembahkan empat gelar Premier League, dua Piala Liga, dan satu Liga Champions. Rooney adalah tandem sejati Ronaldo dan menjelma menjadi duo mematikan.

 

Penyerang Tengah: Eric Cantona

Eric Cantona - Pria berusia 55 tahun ini bergabung dengan Manchester United pada akhir tahun 1992. Pesepak bola asal Prancis ini sukses bersama Manchester United dan menyumbangkan sembilan piala untuk The Red Devils. (AFP/Gerry Penny)
Eric Cantona - Pria berusia 55 tahun ini bergabung dengan Manchester United pada akhir tahun 1992. Pesepak bola asal Prancis ini sukses bersama Manchester United dan menyumbangkan sembilan piala untuk The Red Devils. (AFP/Gerry Penny)

Suporter MU menyebut Eric Cantona sangat berbakat dan genius hingga melakukan aksi-aksi tidak terduga. Pemain yang mengenakan nomor punggung 7 itu bermain 185 kali untuk Red Devils dan mencetak 82 gol selama lima musim hingga akhirnya gantung sepatu.

Dia telah memenangkan empat titel Premier League dan dua Piala FA selama di MU. Reputasinya yang mudah emosi tidak membuat namanya redup untuk menjadi seorang bintang.

Sumber: Planet Football

Selama tiga tahun ke depan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group menjadi pemegang hak siar English Premier League (EPL). Kompetisi bergengsi ini akan ditayangkan secara gratis di stasiun televisi SCTV dan bisa dinikmati secara live streaming dengan berlangganan di Vidio. Sobat Bola.com mau tahu detailnya? Klik tautan ini.