Startup Ini Tawarkan Kemudahan saat PPKM

·Bacaan 1 menit

VIVA – Adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, membuat banyak bisnis yang terganggu karena diminta untuk tutup sementara waktu.

Pusat perbelanjaan sama sekali tidak buka, sedangkan toko yang menjual kebutuhan pokok dibatasi waktu operasionalnya. Hal ini membuat orang menjadi sedikit susah, untuk memenuhi kebiasaan mereka membeli aneka macam pakaian.

Untungnya, saat ini teknologi internet sudah berkembang dengan pesat sehingga memungkinkan konsumen untuk membeli barang melalui jalur online.

Salah satu contohnya, seperti yang ditawarkan oleh iNet, sebuah perusahaan startup lokal yang baru berdiri pada tahun lalu namun perkembangannya sudah cukup pesat.

Merek ini menawarkan berbagai macam lini outfit yang cocok untuk semua kalangan, dan bisa didapatkan dengan harga yang terjangkau.

“Bagi kamu yang ingin tampil stylish dan gak hanya dengan busana kasual saja, iNeat juga menghadirkan outfit untuk pekerja kantor. Dengan begitu, kamu juga tetap tampil modis dan percaya diri,” ujar Marketing iNeat, Annisa melalui keterangan resmi, dikutip Sabtu 24 Juli 2021.

Saat cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, Annisa mengatakan bahwa bahan Pique Cotton bisa menjadi solusi. Bagian kerah dibuat senyaman mungkin dan stylish, untuk memberikat kesan yang smart namun tetap kasual.

"Kalau kamu mau terlihat sederhana, ada juga nih yang versi lengan pendek. Namanya Kent Green Short Sleeve Slimfit Shirt,” tuturnya.

Salah satu produk yang diunggulan dari iNeat adalah Basic Cotton Bamboo Maroon, yang terbuat dari serat alami serta mudah menyerap keringat, tahan lama, plus anti bakteri.

Saat ini iNeat sedang memberikan promo bagi pelanggan hingga 15 Agustus 2021 mendatang, yakni diskon sebesar 50 persen hingga Rp50 ribu dengan minimum transaksi Rp50 ribu. Ada juga diskon 5 persen hingga Rp500 ribu, dengan pembelian minimum Rp1 juta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel