Startup Qoala gunakan "machine learning" dari AWS

Qoala sebagai perusahaan startup bidang teknologi asuransi menggunakan 'Machine Learning' (ML) dari Amazon Web Services (AWS) untuk memenuhi kebutuhan dari konsumen secara cepat dan efisien.

“Apa yang Amazon bawa ke kita, akhirnya bisa menjawab semua kebutuhan dan menjadi lebih efisien dan cepat,” kata Head of data Qoala Satya Walpresa secara virtual di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Facebook rancang chip berbasis pembelajaran mesin

Qoala menggunakan ML sebagai pengenalan kendaraan dari sistem sebelum dilihat secara langsung dan untuk memvalidasi.

Dengan adanya permintaan asuransi yang semakin meningkat, startup ini membutuhkan proses digital agar proses lebih cepat.

Qoala sebagai jembatan yang menghubungkan antara kebutuhan dari konsumen terhadap servis yang ada di asuransi menggunakan AWS SageMaker salah satunya fitur autoscalling.

“Fitur yang menarik dari AWS adalah fitur autoscaling,” lanjutnya.

Fitur ini ketika konsumen melakukan modifikasi terhadap mobil, teknologi ini dapat membaca dan mengetahui seperti spion, pintu dan sebagainya sehingga menjadi lebih efisien dan tepat.

Dengan adanya layanan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dari AWS, dapat membaca kerusakan terhadap mobil sekian persen tanpa harus melihat foto satu per satu.

AI adalah sebuah sistem yang dapat mereplikasi tugas yang sebelumnya membutuhkan kecerdasan manusia.

Sedangkan ML adalah teknologi yang mendasari intelijen sistem. Aplikasi ini berfungsi menangani kasus yang kompleks dalam beberapa tahun terakhir dan membuat pesan data untuk membuat validasi projek atau yang biasa dikenal modul sehingga menghasilkan sebuah keputusan.

ML diadopsi oleh berbagai organisasi karena memberikan dampak seperti yang dikatakan Donnie.

“Beberapa tahun terakhir Machine Learning diadopsi oleh berbagai organisasi karena memberikan dampak terhadap bisnis itu sangat signifikan,” ujar Senior Developer Advocate AWS Donnie Prakoso.

Donnie menjelaskan beberapa dampak yang diberikan pada ML menjadi tiga bagian yaitu yang pertama mampu membaca pola, meningkatkan efisiensi operasional dan dapat mendeteksi respon bisnis.

“Sama halnya dengan Qoala, ML merupakan bagian integral yang mengatasi masalah lebih dari 20 tahun pada Amazon,” lanjutnya.

Amazon menawarkan rangkaian layanan ML yang terluas dan terdalam dan mendukung infrastruktur cloud, menyediakan untuk semua developer, data scientist, dan praktisi ahli.

Baca juga: BRIN kembangkan aplikasi berbasis AI kenali klon teh

Baca juga: Teknologi otomatisasi beri peluang lebih besar bagi bisnis

Baca juga: Layanan kesehatan perlu manfaatkan teknologi AI dan "machine learning"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel