Startup Tukang.com rilis tiga fitur baru

·Bacaan 1 menit

Startup construction tech Tukang.com merilis sistem aplikasi terbaru baik Android atau IOS, dengan tiga fitur layanan pekerjaan.

Tiga layanan pekerjaan pertukangan tersebut adalah perawatan rumah (maintenance), membangun dan merenovasi (build and renovate), dan inspirasi desain (design inspiration).

Ada lebih dari 100 jenis pekerjaan yang bisa dipesan lewat aplikasi Tukang.com di layanan Home Maintenance.

Bagi pengguna yang ingin merencanakan renovasi rumah atau bangun baru bisa menemukan layanan di build and renovate yang bisa disesuaikan dengan keinginan dan tentunya sesuai dengan budget. Salah satu fitur terbaru "search box" akan lebih memudahkan pengguna mencari kebutuhan pekerjaan yang inginkan.

Selain fitur-fitur di atas, tersedia juga fitur kemudahan pembiayaan.

"Kami telah bekerjasama dengan beberapa lembaga finansial terpercaya guna mempermudah pelanggan yang ingin merenovasi atau membangun rumah baru dengan metode pembiayaan cicilan," kata Fajar Rizki Co-founder Tukang.com dalam siaran pers pada Senin.

Tukang.com juga berkolaborasi dengan beberapa perusahaan rintisan dalam negeri seperti Brum.id, OK Garden dan lain-lain guna mengembangkan dan membangun ekosistem pelayanan jasa ke rumah seperti perawatan kebersihan rumah, landscaping dan kebun, juga perawatan serta perbaikan kendaraan bermotor.

Tukang.com berdiri sejak tahun 2015 dan sudah memiliki 110.000 pengguna. Saat ini layanan tukang.com dapat dipesan bagi yang berdomisili di Jabodetabek.

Sementara itu Rommy Adams Co-founder Tukang.com menjelaskan bahwa dalam waktu dekat akan membuka layanan hingga ke kota-kota di luar Jabodetabek.

Baca juga: Aplikasi tukang.com banyak digunakan keluarga muda

Baca juga: Aplikasi tukang.com fasilitasi 1.100 pekerja informal

Baca juga: Pendapatan turun, ini tanggapan bos GO-Jek

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel