Stasiun Manggarai Layani 31.000 Penumpang KRL

Jakarta (ANTARA) - Kebijakan pembatasan perjalanan KRL Commuter Line yang hanya sampai di Stasiun Manggarai, mengakibatkan jumlah penumpang yang turun di stasiun tersebut melonjak hingga sekitar 31.000 penumpang per hari.

"Jumlah penumpang yang turun di Stasiun Manggarai bisa mencapai sekitar 31.000 orang per hari, naik tiga kali lipat dibanding hari normal yang hanya sekitar 11.000 orang per hari," kata Kepala Stasiun Suratman, kepada ANTARA, di Jakarta, Senin.

Banjir yang melanda Jakarta pada pekan lalu mengakibatkan jalur KRL di Stasiun Sudirman terputus, Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Kota pun ikut terendam.

Untuk itu sejak Kamis (17/1) PT Kereta Api Indonesia (KAI) terpaksa membatasi perjalanan KRL Commuter Line tujuan Tanah Abang dan Stasiun Kota hanya sampai Stasiun Manggarai.

"Hari ini (Senin, 21/1) perkantoran di Jakarta umumnya sudah berlangsung normal, sehingga jelas terlihat adanya lonjakan penumpang yang turun dan berangkat dari Stasiun Manggarai ini," ujarnya.

Akibatnya, tambah Suratman, trafik perjalanan KRL di Stasiun Manggarai cukup padat karena menjadi tempat berhenti dan keberangkatan kereta dari Bogor, Depok, dan Bekasi.

"Manggarai menjadi hub kereta api yang tersibuk saat ini, karena banyak antrean KRL yang bergiliran untuk masuk maupun diberangkatkan dari stasiun ini," tegas Suratman.

Dijelaskan, KRL dari Bogor dan Bekasi yang melintas di Stasiun Manggarai tercatat sebanyak 135 perjalanan.

"Jumlah KRL yang melintas hampir sama seperti hari biasanya, cuma saja menjadi sangat padat karena harus menjadi stasiun akhir bagi perjalanan KRL, maupun kereta tujuan beberapa kota di Pulau Jawa," kata Suratman.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang KRL pihaknya menambah loket-loket penjualan tiket termasuk petugas penjaga pintu masuk penumpang.

"Pada hari biasa loket yang dibuka cukup dua, namun dalam kondisi darurat seperti sekarang ini jumlahnya kami tambah menjadi 5 loket. Sedangkan jumlah petugas pada pintu masuk stasiun juga ada penambahan yang didatangkan dari Stasiun Cikini," ujarnya.

Terkait dengan layanan KRL yang sempat terganggu akibat banjir tersebut, Suratman mengimbau para penumpang untuk bersabar dengan harapan perbaikan kerusakan jalur KRL di Stasiun Sudirman selesai dan dapat dilalui mulai besok (Selasa, 22/1), termasuk Stasiun Kota sudah dapat berfungsi normal.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.