Statistik Pemain Anyar dalam Duel PSM Vs Madura United di BRI Liga 1: Ada yang Langsung Nyetel, Ada yang Perlu Adaptasi

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Denpasar - PSM Makassar baru aja memetik kemenangan tipis 1-0 atas Madura United di duel pekan ke-18 BRI Liga 1 2021/2022, Sabtu (8/1/2022). Hasil ini mengakhiri paceklik kemenangan yang sempat mereka lalui dia tujuh laga sebelumnya.

Gol tunggal laga ini tercipta lewat titik putih pada menit ke-42. Menariknya, ini merupakan tembakan pertama PSM Makassar dalam duel ini. Mereka justru unggul setelah mendapat serangan bertubi-tubi dari lawan.

PSM yang hampir tanpa peluang selama paruh pertama mendapat keuntungan memasuki menit ke-41. Mereka dihadiahi penalti setelah Wiljan Pluim dijatuhkan oleh Jaimerson Xavier di kotak terlarang.

Striker Anco Jansen pun tampil sebagai eksekutor dan menunaikan tugasnya dengan sempurna. Pemain Belanda ini melepas tendangan penalti keras yang mengarah ke tengah gawang, mengecoh kiper Muhammad Ridwan yang bergerak ke kanan.

Madura United tampil menjadi tim yang sangat mendominasi pertandingan sejak menit awal. Total, sebanyak 11 tembakan mereka lepaskan ke gawang PSM dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Namun, tak ada satu pun yang berbuah gol.

Hasil ini memaksa Madura United turun peringkat dan harus puas menghuni posisi ke-12 dalam klasemen BRI Liga 1 2021/2022 dengan 21 poin dari 18 laga. Mereka disalip oleh PSM yang menghuni peringkat ke-10 mengoleksi 23 poin dengan jumlah pertandingan yang sama.

Sejumlah pemain baru, baik dari kubu PSM Makassar maupun Madura United mendapat kesempatan bertanding dalam laga ini. Ada yang langsung nyetel, ada pula yang terlihat perlu adaptasi. Siapa saja mereka? Bagaimana performanya? Simak ulasan berikut:

PSM Makassar

Liga 1 - Ilustrasi Logo PSM Makassar BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo PSM Makassar BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Ada lima pemain baru yang direkrut PSM Makassar untuk putaran kedua BRI Liga 1 dan mendapat kesempatan bertanding dalam laga ini. Empat di antaranya masuk starting eleven, yakni Dallen Doke, Ganjar Mukti, Delfin Rumbino, dan Ferdinan Sinaga.

Dari nama-nama itu, Ferdinan Sinaga yang paling menonjol. Dia masuk jajaran lini depan membantu kinerja Anco Jansen dan Yakob Sayuri yang sekaligus melengkapi trisula penyerang PSM.

Ferdinan tercatat membukukan dua tembakan yang semuanya mengarah ke gawang. Sayang tak ada satu pun yang berbuah gol. Lalu, ada satu umpan kunci yang diberikan kepada Rashid Bakri dan menghasilkan tembakan meleset.

Satu peluang emasnya adalah saat PSM berkesempatan menggandakan keunggulan pada menit ke-74 lewat tendangan bebas. Dari sudut sempit di sisi kanan serangan, Ferdinan melepas tembakan yang mengarah ke tengah gawang Madura United. Namun, Ridwan mampu menepisnya.

Lalu, Dallen Doke dan Ganjar Mukti menghuni lini belakang. Dallen yang berada di bek kanan mampu menghalau setiap upaya serangan yang coba dilakukan Madura United. Ganjar pun tampil solid di jantung pertahanan.

Dua nama ini tampil apik bersama Hasyim Kipuw dan Abdul Rachman dalam menjaga lini pertahanan PSM. Hanya saja, penampilan Dallen dan Ganjar sebenarnya tidak terlalu istimewa.

Sedangkan Delfin cukup baik di lini tengah bersama Arfan dan Wiljan Pluim. Dia mampu mengalirkan bola dengan baik. Satu peluang tembakan dibukukannya, namun tidak mengarah ke gawang.

Satu lagi pemain yang melakoni debutnya bersama PSM adalah gelandang Rafly Asrul. Dia masuk menit ke-70 mengganti Delfin. Sayangnya, tak banyak kontribusi yang dilakukannya selama 20 menit di atas lapangan.

Madura United

Liga 1 - Ilustrasi Logo Madura United BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Madura United BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Laskar Sape Kerap memiliki empat pemain baru yang diberi kesempatan menit bermain di duel ini. Total ada empat. Dua di antaranya tampil sebagai starter, yakni Fandry Imbiri dan Beto Goncalves. Sedangkan dua laga menjadi pengganti, yaitu Renan Silva dan Fadilla Akbar.

Beto menjadi pemain yang paling mencuri perhatian. Maklum, dia masih menunjukkan performa impresif di usia 41 tahun. Total, ada tiga tembakan yang dibukukan striker naturalisasi itu dan dua di antaranya mengarah ke gawang tanpa menghasilkan gol.

Dua tembakan tepat sasaran itu dibukukannya dalam waktu berdekatan, yakni menit ke-13 dan ke-15. Sayang, semua tembakannya masih mampu dipatahkan oleh kiper PSM Makassar, Hilman Syah, yang tampil apik di bawah mistar.

Lalu, Fandry sebenarnya tampil sangat solid di jantung pertahanan Madura United bersama Jaimerson Xavier. Hanya saja, dia harus melihat gawang timnya kebobolan, itu pun dari titik putih karena pelanggaran Jaimerson.

Gelandang Renan Silva sebenarnya direkrut untuk menjawab kebutuhan lini tengah. Tapi, secara mengejutkan dia jadi cadangan. Pemain asal Brasil ini baru masuk pada awal babak kedua menggantikan David Laly.

Renan Silva tercatat membukukan masing-masing satu tembakan dan umpan kunci dalam 45 menit penampilannya. Keberadaannya cukup berpengaruh membuat timnya tampil menyerang. Sayang, dia tampaknya masih membutuhkan lebih banyak menit bermain.

Sedangkan Fadilla Akbar tampil cukup mengejutkan. Pemain pinjaman dari RANS Cilegon ini masuk pada menit ke-63 menggantikan Asep Berlian. Rupanya dia cukup membantu Madura United dalam menyerang.

Sama seperti Renan, Fadillah Akbar membukukan masing-masing masing-masing satu tembakan dan umpan kunci. Bedanya dia mendapat 27 menit bermain saja. Satu-satunya tembakan itu adalah peluang emas Madura United yang lahir di menit ke-79.

Fadilla Akbar mencoba melepas tembakan dengan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola diblok Hilmansyah dan rebound kemudian disundul Beto. Sayang, masih melambung di atas mistar PSM.

Posisi PSM dan Madura United di BRI Liga 1 Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel