Statistik Perlihatkan MU Persiapkan Tim Perebut Gelar Liga Inggris

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ole Gunnar Solskjaer selaku manajer Manchester United atau MU bakal merasa divalidasi usai timnya menang atas Wolves. Ada lebih dari satu alasan untuk hal itu.

Betapa tidak? Pemain legendaris Norwegia tersebut sukses membawa skuat asuhannya mengamankan kemenangan penting dan dramatis. Alhasil, mereka bisa naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris.

Sebelumnya, MU dan Solskjaer mendapat banyak kritik pada musim ini. Namun, saat ini, situasinya sedikit lebih tenang dari biasanya.

Mantan pelatih Molde itu berhasil membalikkan performa buruk mereka di awal musim. Dengan para pemainnya, MU mengumpulkan serangkaian pertandingan yang sukses dan terhormat sejak itu.

Bahkan, tiba-tiba saat ini menyeruak pembicaraan mengenai kemungkinan MU ikut perebutan gelar. Kendati, Solskjaer ragu terlibat dalam pembicaraan seperti itu. Padahal, statistik mendukungnya.

Bukan Kebetulan Belaka

Bruno Fernandes berselebrasi usai mencetak gol kedua Manchester United (MU) ke gawang Leicester City dalam laga Boxing Day Liga Inggris di King Power Stadium, Sabtu (26/12/2020).(Carl Recine/Pool via AP)
Bruno Fernandes berselebrasi usai mencetak gol kedua Manchester United (MU) ke gawang Leicester City dalam laga Boxing Day Liga Inggris di King Power Stadium, Sabtu (26/12/2020).(Carl Recine/Pool via AP)

Bukan kebetulan belaka, Bruno Fernandes tiba menjelang akhir Januari silam. Dan, kini dia telah menjadi katalisator untuk aset berharga klub.

Manchester United kini telah menjadi binatang buas yang berbeda sepenuhnya dengan "pesulap" Portugal di dalamnya. Fernandes bahkan akan sangat penting untuk kesuksesan di masa depan.

Dijagokan

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer duduk di bangku cadangan selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Leicester City dan Manchester United di Stadion King Power di Leicester, Inggris, Sabtu, 26 Desember 2020. (Michael Regan / Pool via
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer duduk di bangku cadangan selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Leicester City dan Manchester United di Stadion King Power di Leicester, Inggris, Sabtu, 26 Desember 2020. (Michael Regan / Pool via

Boleh dibilang, Solskjaer sekarang akan membidik lebih dari sekadar mengumpulkan poin. Namun, ia juga harus tepat melangkah melawan tim yang tepat bila trofi ingin dimenangkan.

MU mengakhiri tahun 2020 dengan ciamik. Setan Merah kini bertengger di peringkat dua klasemen Liga Inggris jelang pergantian tahun. Mereka pun mulai dijagokan menjadi pesaing Liverpool dalam perburuan gelar.

Tak Mau Jemawa

Manajer Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer. (Liputan6.com/Abdillah)
Manajer Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer. (Liputan6.com/Abdillah)

MU naik ke posisi dua klasemen Liga Inggris setelah menang dramatis 1-0 atas Wolverhampton Wanderers pada Rabu dini hari WIB, 30 Desember 2020. Gol kemenangan MU dicetak Marcus Rashford di menit 90.

Hanya saja, Solskjaer tak mau jemawa. Pria Norwegia itu tetap santai dan tak mau memikirkan gelar juara. Solskjaer tahu diri karena perjalanan masih panjang dan performa tim belum stabil.

Membosankan

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, bersalaman dengan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, usai laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (20/10). Kedua klub bermain imbang 1-1. (AFP/Oli Scarff)
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, bersalaman dengan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, usai laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (20/10). Kedua klub bermain imbang 1-1. (AFP/Oli Scarff)

"Nah, kita fokus saja ke game selanjutnya. Saya sangat, sangat membosankan tetapi kita tidak bisa terlalu jauh dari diri kita sendiri. Kami memiliki posisi yang layak, saat ini, tetapi kami bahkan belum setengah jalan."

"Ini adalah perjalanan yang sangat panjang," ucap Solskjaer kepada situs resmi klub.

Video Pilihan