STAYC ungkap cerita di balik album "STEREOTYPE"

·Bacaan 1 menit

Grup K-Pop STAYC akhirnya comeback pada Senin (6/9) dengan merilis album "STEREOTYPE" yang diciptakan dengan genre "remaja segar", mewakili identitas mereka di dunia musik.

"Lagu utama berjudul 'STEREOTYPE' melanjutkan citra remaja kami dan menampilkan keanggunan," kata STAYC, dikutip dari The Korea Herald, Selasa.

Se-eun lalu mengungkapkan bahwa lagu tersebut telah disusun sejak dua tahun lalu ketika pihak agensi membentuk tim debut untuk STAYC.

Dia juga mengatakan, para penggemar akan melihat berbagai pesona dari para anggota karena penampilan panggung dan vokal mereka kini semakin kuat.

"Penggemar harus siap dengan hal-hal yang tak terduga," tambah Yoon, rapper STAYC.

STAYC terjun ke industri musik K-pop dengan ambisi untuk menjadi A-lister berikutnya yang memimpin generasi muda.

Isa kemudian mengatakan bahwa album yang dirilis STAYC akan berpusat pada hal-hal positif.

Pesan utama di balik "STEREOTYPE" adalah mengajak pendengar untuk tidak menilai orang berdasarkan penampilan mereka.

Ketika ditanya tentang apa yang ingin mereka capai melalui album mereka, STAYC mengatakan mereka ingin bertemu penggemar di seluruh dunia dan mengadakan konser secara langsung.

STAYC memulai debut mereka di tengah pandemi COVID-19, sehingga bertemu dan menyapa penggemar lewat konser global belum pernah mereka rasakan hingga saat ini.

Baca juga: STAYC beri bocoran pertama "comeback" dengan "STEREOTYPE"

Baca juga: STAYC bersiap "comeback" September 2021

Baca juga: STAYC siap tampil kembali April 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel