Stok buku BPKB di Polda Metro Jaya masih belum tersedia

MERDEKA.COM. Ketersediaan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya hingga kini masih belum ada. Alhasil, masyarakat mendapatkan dokumen sementara yang disediakan Polda Metro sebagai pengganti BPKB.

Saat ditanya hingga kapan BPKB baru akan tersedia lagi, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Chryshnanda Dwi Laksana belum dapat memastikan.

"Kita tunggu sampai dikirim dari Korlantas (Korps Lalu Lintas)," kata Chryshnanda dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Kamis (9/5).

Kendati demikian, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut tengah menyiapkan dokumen sementara sebagai pengganti BPKB sebagai alternatif lain.

"Kita ada alternatif jadi artinya tetap memberikan pelayanan. Nanti setelah stok BPKB tersedia, masyarakat bisa menukarkan dokumen sementara tersebut ke BPKB yang asli ke Polda Metro." ujarnya.

Seperti diketahui, persediaan pembuatan buku BPKB baru di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah habis. Masyarakat pun harus menunggu hingga 3 bulan ke depan atau lebih, karena menunggu datangnya buku BPKB baru dari Korlantas Mabes Polri.

"Stok BPKB habis," ujar Kepala Seksi BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Iwan Saktiadi. Iwan melanjutkan, pelayanan di Kasie BPKB terpaksa terhenti karena persediaan buku BPKB telah habis. "Tunggu 2-3 bulan lagi dari Korlantas."

Wakil Direktur Polda Metro Jaya AKBP Sambodo Purnomo mengatakan pihaknya akan menyediakan dokumen sementara pengganti BPKB. "Kita pastikan dokumen tersebut tidak bisa dipalsukan," tukas Sambodo.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat