Stok Oksigen Darurat, Pemerintah Sebut Tengah Cari Pasokan

·Bacaan 1 menit
Sebuah tabung terlihat di tempat pengisian Oxygen Medical di kawasan Jalan Minang Kabau, Jakarta, Senin (28/6/2021). Permintaan pengisian oksigen di agen tabung oksigen di Jakarta alami peningkatan seiring lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi dalam satu pekan terakhir. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Jubir Menteri Koordinator Maritim Investasi, Jodi Mahardi mengakui, pasokan oksigen mulai minim. Oleh karena itu, pemerintah terus mengupayakan agar stok oksigen dapat terus dipenuhi.

"Kita menyadari ketersediaan oksigen terbatas, maka dari itu pemerintah akan terus mengusahakan dan mencari jumlah oksigen secara maksimal dengan berbagai cara," kata Jodi dalam keterangan pers daring, Minggu (7/4/2021).

Jodi menjelaskan, berbagai cara ditempuh pemerintah adalah dengan mencari dari industri lokal hingga luar negeri. Menurut dia, hal itu dilakukan demi keselamatan rakyat.

"Kita cari baik dari industri lokal, mau pun menyiapkan oxy (oksigen) impor, saat ini keselamatan rakyat adalah hukum utama," yakin Jodi.

Pelajari Pertolongan Pertama

Kepada masyarakat yang kekurangan kadar oksigennya, Jodi berharap mereka mendapat informasi valid dari tenaga kesehatan dan sumber informasi medis resmi lainnya.

"Dapatkan panduan praktis pertolongan pertama pada pasien yang kadar oksigen pada oxy meternya di bawah 90 dari Kemenkes dan para dokter dan perawat yang kita kenal atau telemedicine. Pelajari dan praktekan agar mendapat pertolongan awal," dia menandasi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel