Stok pangan di DKI Jakarta aman

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan stok bahan pangan strategis di Jakarta aman menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah.

Anies melakukan peninjauan ketersediaan stok pangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu.

Dalam peninjauan itu yang dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan DKI Jakarta itu, Anies meninjau sejumlah komoditas pangan strategis seperti beras, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam dan lainnya.

"Hasil peninjauan kali ini terbukti bahwa kondisi ketersediaan komoditas pangan di Jakarta tercukupi. Ada penurunan harga juga untuk beberapa komoditas," katanya.

Jadi, kata Anies, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi pangan di Jakarta.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, stok komoditas pangan strategis, seperti beras, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, cabe keriting, cabai rawit merah, bawang putih, bawang merah, gula pasir dan minyak goreng dalam kondisi cukup dan aman.

Adapun penurunan harga pangan terjadi pada cabai merah keriting (12,96 persen), cabai merah TW (1,03 persen), cabai rawit merah (27,77 persen) dan bawang merah (0,90 persen). Selain itu, harga terpantau stabil untuk komoditas beras, daging sapi, telur ayam, gula pasir dan LPG 3 kg.
Baca juga: Anies minta BUMD-SKPD pangan pantau harga dan stok sampai lebaran
Baca juga: DKI pastikan stok minyak goreng dan pangan aman tanpa operasi pasar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel