Stop Ujaran Kebencian, Pemerintah akan Gembleng 12,5 Juta Orang

Lazuardhi Utama
·Bacaan 2 menit

VIVA – Industri hiburan semakin membutuhkan teknologi digital. Migrasi kehidupan dari ruang nyata ke ruang maya yang dipercepat oleh pandemi COVID-19 harus direspons oleh para talenta industri hiburan dengan mengembangkan diri agar makin cakap digital.

Pada saat yang sama, pemerintah akan mendorong agar teknologi digital semakin mengakomodasi daya kreatif dan inovatif masyarakat Indonesia, termasuk mendorong industri hiburan untuk terus berkembang.

Baca: Gojek Siapkan Teknologi agar Pelanggan Nyaman Naik Ojol

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengaku mencanangkan program Akselerasi Transformasi Digital Nasional yang ditujukan untuk meningkatkan optimalisasi teknologi demi menguatkan perekonomian Indonesia.

“Salah satu program transformasi tersebut adalah pengembangan sumber daya manusia atau talenta digital yang dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif. Pada tingkat yang paling dasar ada program #MakinCakapDigital yang ditargetkan meliterasi 12,5 juta orang tahun ini," kata dia, Jumat, 30 April 2021.

Dengan masyarakat yang #MakinCakapDigital, maka para netizen bisa semakin bijak beraktivitas di dunia maya, tidak menyebarkan ujaran kebencian, dan dapat menyaring informasi-informasi yang tidak tepat. Selain itu juga memanfaatkan teknologi digital secara lebih produktif, termasuk bagi para pelaku industri hiburan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Eventori Rio Abdurrachman menyambut baik prakarsa pengembangan literasi digital oleh pemerintah. Seperti pelaku industri atau profesional lainnya, talenta industri hiburan harus juga beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk teknologi digital.

“Kami di industri hiburan dan event merasakan langsung dampak pandemi COVID-19, sekaligus merasakan bagaimana teknologi digital bisa menjadi solusi agar kami dapat terus berkreasi," jelasnya.

Ke depan, Rio berharap sering dilakukan diskusi antara Kominfo dan para talenta dan pelaku industri hiburan untuk bersama-sama memiliki peta jalan (roadmap) mendorong masyarakat makin cakap digital.

“Para selebritas punya daya pengaruh yang luar biasa. Memang sekarang banyak kritik mengenai konten-konten yang dibuat mereka. Ada yang pamer kekayaan, ada yang mengumbar kehidupan pribadi. Itu semua bisa didorong ke arah yang lebih baik dan positif," ungkap dia.