Strategi BIN Mempercepat Vaksinasi Booster di Aceh yang Masih Rendah

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Intelijen Negara (BIN) mengejar capaian vaksinasi dosis booster di provinsi Aceh. Berbagai cara dilakukan demi menjaga tren pemulihan pandemi Covid-19 di Indonesia. Salah satunya dengan menggelar vaksinasi booster setiap hari di enam kota dan kabupaten secara serentak.

Gelaran vaksinasi booster ini menyasar 6 kota dan kabupaten di Aceh yakni, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Bener Meriah. Selain itu, ada pula Aceh Tamiang, Pidie hingga Lhokseumawe.

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Aceh, Andi Roediprijatna W menerangkan, sebanyak 2,8 juta vaksin dosis booster ditargetkan bisa disuntikkan sepanjang gelaran vaksinasi. Sebab, rasio capaian target vaksinasi dosis penguat tersebut baru mencapai 18 persen.

Sementara, vaksinasi dosis satu sudah mencapai 100,7 persen (atau 4.055.328 jiwa) dan dosis dua mencapai 77,3 persen (3.113.857 jiwa).

"Dengan rasio capaian target tersebut, kami menargetkan vaksinasi dosis ketiga terhadap 2,8 juta penduduk Aceh, di luar kelompok anak-anak dan remaja yang belum diprioritaskan mendapatkan vaksin dosis penguat," kata Andi dalam keterangan tertulis, Senin (30/5).

"Adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat yang tervaksin semakin bertambah setiap harinya, sehingga kekebalan komunal di masyarakat juga meningkat secara otomatis," tegas Andi.

Kabinda Aceh ini berpesan, masyarakat selalu menerapkan pola hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas meskipun ada pelonggaran aturan. Dengan demikian, pandemi Covid-19 dapat segera bertransisi menuju endemi.

"Kami berharap, masyarakat tetap memakai masker saat berada di ruangan tertutup dan harus tetap rajin mencuci tangan. Sebab, beberapa cara ini merupakan kunci dalam mengakhiri pandemi dengan segera," tuturnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan semua pihak tidak lengah agar dapat menjaga momentum pemulihan pandemi ini. Untuk menjaga itu, Jokowi meminta masyarakat tetap melakukan vaksinasi lengkap dan booster.

"Kita semua tidak boleh lengah, momentum pemulihan ini harus kita jaga. Untuk itu saya meminta masyarakat agar tetap melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap dua dosis, ditambah vaksinasi booster untuk mencegah penularan," ujar Jokowi

Kepala Negara menegaskan, vaksinasi penguat atau booster memiliki peran sangat penting. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan vaksinasi penguat dapat meningkatkan kekebalan imunitas hingga dua kali lipat dibandingkan vaksinasi dosis kedua.

"Vaksinasi booster ini juga diperlukan untuk melindungi orang tua dan kelompok masyarakat rentan atau memiliki komorbid dari penularan Covid-19," imbuhnya.

Jokowi menyebut, pemerintah memiliki stok vaksin Covid-19 penguat yang lebih dari cukup. Untuk itu, dia meminta masyarakat agar segera memanfaatkan fasilitas vaksin booster yang disediakan secara gratis tersebut.

Sumber: Liputan6.com [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel