Strategi BNPB Antisipasi Dampak Bencana saat Mudik Lebaran

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengantisipasi bencana alam saat mudik Lebaran Idulfitri 2022. Di antaranya mengerahkan tim dan relawan untuk bersiap siaga di daerah rawan bencana.

"BNPB mengerahkan tim relawan dan BPBD untuk bersiap siaga di wilayah-wilayah yang rawan bencana," kata Kepala BNPB Suharyanto, Rabu (20/4).

BNPB telah mengeluarkan peta mudik aman bencana yang berisi lokasi rawan bencana dan juga kontak BPBD terdekat. Hal ini untuk mempermudah masyarakat mengetahui potensi bencana saat mudik.

"BNPB telah mengeluarkan peta mudik terkait bencana alam, sudah terpetakan daerah mana yang rawan banjir, longsor dan bencana lainnya. Peta ini dapat diakses di Inarisk BNPB," jelasnya.

Selain mengantisipasi bencana alam, BNPB juga mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2 di masyarakat dengan kembali melaksanakan pembagian masker di fasilitas publik. Selama Ramadan 2022, BNPB rutin membagikan masker sebagai penguatan protokol kesehatan.

"Langkah ini akan kami teruskan hingga masa mudik lebaran nanti, dengan menempatkan Satgas untuk membagikan masker dan pengawasan protokol kesehatan di pos-pos pelayanan mudik, rest area dan tempat-tempat wisata," katanya.

Suharyanto menambahkan pemerintah menyediakan posko vaksinasi di sejumlah jalur mudik Lebaran. Posko ini dibangun untuk memudahkan pemudik melengkapi dosis vaksinasinya.

"Jika ditemukan ada pemudik yang belum vaksin, pemudik tidak akan diputarbalikan ke rumah namun disiapkan pos-pos vaksinasi di beberapa titik jalur mudik untuk menyediakan vaksinasi di tempat bagi pemudik tersebut sebelum melakukan perjalanan," tuturnya.

Suharyanto yang juga menjabat Ketua Satgas Covid-19 Nasional ini mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan mengisi Electronic Health Alert Card (EHAC) atau sebuah kartu kewaspadaan kesehatan berbentuk elektronik sebelum melakukan perjalanan. Dia mengingatkan, pemerintah akan melakukan pengecekan EHAC pada titik tertentu.

"Pemudik diwajibkan mengisi EHAC di aplikasi PeduliLindungi dan yang diperbolehkan lewat adalah kategori hijau. Jika kategori merah harus memiliki hasil PCR atau Antigen," pungkas Suharyanto. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel